PALEMBANG

15 Titik Banjir Terparah di Palembang, Pemerintah Klaim Telah Berupaya Mengatasi

SIBERNAS.com, Palembang-Dengan geografis Kota Palembang yang dominan dengan dataran rendah, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengkalim hal ini tidak mengherankan jika kerap dikepung banjir di kala hujan lebat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang Ahmad Bastari mengatakan, banyak yang berpendapat bahwa banjir terjadi karena banyaknya pengembangan perumahan baru.

“Padahal dulunya memang lokasi tersebut daerah genangan air, karena pada dasarnya geografis Kota Palembang ini memang dataran rendah dan rawa,” katanya, saat menjadi narasumber Seminar dan Loka Karya DPP Gerakan Cinta Rakyat (Gencar) Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Sumatera Selatan di ruang Parameswara Setda Kota Palembang, Selasa (8/11/2022).

Untuk mengatasi banjir, pihaknya mengklaim telah melakukan berbagai upaya. Salah satunya melakukan pembongkaran bangunan yang berada di atas saluran atau ruang air.

Lihat Juga :  Empat Mantan Pejabat SP2J Korupsi Jargas, Ini Tanggapan Pj Walikota Palembang

“Setidaknya tim kami sudah membongkar 221 bangunan untuk ruang air ini,” katanya.

Pihaknya tidak menampik jika lokasi banjir bertambah. Namun, untuk mengatasi banjir ini, Palembang tidak punya dana besar.
Tak hanya kawasan dataran rendah dan dominasi rawa-rawa, kolam retensi yang dimiliki pun minim. Ada 46 kolam yang hingga kini belum juga bertambah.

“Terbaru perencanaan untuk pembangunan kolam retensi Gandus/ Keramasan, dekat lahan yang akan dibangun kawasan kantor gubernur yang baru,” katanya.

Ketua DPRD Kota Palembang, Zainal Abidin mengatakan, banjir tiap kali hujan karena saluran tersumbat, sebab sampah, sedimentasi, dan lainnya.

“Data kami Palembang ada 66 titik banjir hitungan, namun berdasarkan data PUPR ada pengurang titik banjir menjadi 33 titik,” katanya.

Walaupun begitu, dari catatan pihak nya dari titik banjir kota Palembang ini ada
15 titik terparah.

“Tapi setidaknya dari hitungan kami berkurang titiknya,” katanya.

Sama halnya dengan PUPR juga sebelumnya menyebut bahwa titik banjir parah pada hujan Oktober lalu ada 15 wilayah.

Berikut 15 Wilayah Banjir di Palembang:

1. Demang Lebar Daun
2.Jalan Radial Simpang 5 Palembang Icon
3. Jalan Sultan Mansur Perumahan Mutiara
4. Jalan Sultan Mansur perumahan permata
5. Simpang Polda
6. Jalan Azhari
7. Lampu Merah Bina Darma
8. Jalan Gubernur H Bastari
9. Rumah Sakit Siti Fatimah
10. Palembang Trade Center (PTC)
11. Simpang Patal
12. Depan Harper
13. Jl. Ryacudu
14. Jl. Letnan Simanjuntak
15. Kolam Retensi Siti Khadijah.

Reporter: Pitria
Editor: Ferly M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *