SUMSEL

Waspadai Serangan Gajah Liar, Warga OKU Selatan ini Buat Api Unggun

SIBERNAS.com  OKU – Munculnya sekelompok gajah liar yang sudah mendekati pemukiman membuat warga Talang Sekapak, Desa Sinar Danau, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan  resah.

Gajah yang diperkirakan berjumlah 6  ekor tersebut  membuat aktivitas warga sempat terhalang karena gajah terus mendekati pemukiman, terutama diwaktu malam hari.

“Jelas resah mas. Apalagi gajah-gajah itu tidak jauh dari tempat tinggal kami disana. Datangnya malam lagi,” kata Candra, warga setempat saat dibincangi, Senin (27/05/2019).

Warga khawatir, kejadian tahun lalu terulang. Saat itu ada warga tewas diserang gajah. Warga pasrah terus merugi karena areal pertanian penduduk setempat kerap dirusak.

“Walaupun, hampir setiap tahun kawanan gajah itu datang dan merusak areal pertanian seperti tanaman jagung, kopi dan tanam tumbuh lainnya, kami tidak dapat berbuat banyak, ” tambahnya.

Lihat Juga :  Deru: Optimalkan Peran BPK dalam Pengelolaan Keuangan agar Berjalan Baik

Kedatangan kawanan gajah yang mendekati pemukiman Desa setempat telah berlangung sejak dua hari terakhir.

Jarak gajah dan pemukiman diperkirakan tinggal beberapa ratus meter saja.Warga pada malam hari menggiatkan ronda untuk berjaga-jaga.

“Kalau yang sekarang gajah itu datang sejak dua hari lalu. Makanya kami terus melakukan ronda sambil membuat api unggun,”ungkap warga dilansir dari tribunsumsel.com (28/5)

Penduduk setempat menciptakan suara dari ban bekas, panci, meriam bambu, kentongan bambu, dan mercon agar gajah itu tidak masuk ke pemukiman.

Warga berharap kepada pihak terkait untuk mencari solusi terhadap kawanan gajah yang kerap mendatangi pemukiman mereka.

Sementara itu, Kepala BKSDA Resort Gunung Raya, Herman, mengatakan pihaknya belum mendapatkan laporan dari masyarakat ataupun pemerintah setempat terkait kawanan gajah yang meresahkan itu.

Lihat Juga :  Tokoh Masyarakat Tungkal Jaya Curhat Ke Gubernur Sumsel

“Belum terima laporan. Kalau suda ada laporan pasti akan kami tindaklanjuti. Termasuk keberadaan beruang yang ada di Sindang Danau itu,” katanya.

Editor : Handoko Suprianto

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *