LIFESTYLE

Tren Modifikasi  Mobil 2019

SIBERNAS.com, Suarabaya – Tren Modifikasi  mobil seakan tidak ada matinya  hinga kini walaupun merogoh kocek lebih dalam,  seperti  model stance hingga racing yang sekarang masi diminati. Hal ini terlihat dalam pameran modifikasi mobil Indonesia Automodified (IAM) MBtech 2019 di Surabaya.

“Ini masih belum berubah jauh sih dari tahun lalu. Masih banyak yang kelihatan stance, aliran stance. Atau aliran racing juga,” kata Panitia Penyelenggara Husna Sugiyana kepada detikcom di Tunjungan Plaza Surabaya, Minggu (24/3/2019).

“Contoh mobil Espass juga ceper banget sampai nempel. Ada juga racing, nggak terlalu ceper. Kurang lebih stance atau racing lah,” lanjut Husna.

Namun tak hanya stance atau racing, Husna mengatakan dalam kontes modifikasi ini banyak pula model lain. Seperti elegant, performance hingga extreme.

“Beragam sih, hampir semua rata-rata modifikasi beberapa sektor itu kayak kaki-kaki, mesin. Ya beragam tergantung konsep mereka ada yang stance atau fitment, street racing, racing, rally, off-road, VIP, elegant, JDM, classic, retro, exotics, performance, ada yang extreme,” paparnya.  Dilansir dari detik.com,(25/3/2019)

Sementara itu, dalam ajang ini, Husna mengatakan ada dua kategori yang diperebutkan. Misalnya saja players dan tuners.

“Kebetulan sudah dua tahun kita berjalan ada regulasi namanya itu Players dan Tuners. Untuk pemenangnya terbaik dibagi dua, ada players ada tuners. Players itu bisa dibilang modifikasinya kelihatan ekstrem lah, kalau tuners nggak terlalu ekstrem lebih ke proper,” ucap Husna.

“Ekstrem contoh kayak itu deh, karena sudah modifikasi semua sektor. Misalnya mesinnya, hampir semua sektor diubah, kayak pintu pakai yang bisa dibuka sendiri. Body kitnya sudah berubah banyak,” imbuhnya.

Namun, Husna mengatakan untuk modifikasi tuners memang memiliki banyak peminat. Sementara untuk modifikasi players tak sampai 10 mobil.

“Mungkin sekitar lima sampai 10. Kalau yang modifikasi tuners itu malah lebih banyak. Kalau kita tuners lebih membatasi, kalau yang players ndak dibatasi,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *