KRIMINALITAS

Tolak Rujuk, Ibu Muda di Palembang Disiram Air Keras oleh Suami Siri

SIBERNASA.COM , PALEMBANG — Menolak untuk rujuk, Seorang ibu mudah yakni SH (30) menjadi korban penganiayaan oleh suami sirinya yakani  MY (45) dengan menyiramkan air keras ketubuh SH

Dari kejadian tersebut tidak hanya SH menjadi korban tetapi sang anak DA (7) juga terkena imbas Akibatnya korban mengalami luka di bagian wajah,dada, dan korban dirawat di RS Bhayangkara Palembang

.kejadian tersebut terjadi pada jumat sore (6/1/22) saat SH bersama anaknya berada di rumahnya di Jalan Aman, Kelurahaan Srijaya, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang.

” Selama ini dia (MY) memang sudah sering membuntuti sampai benar-benar mengganggu saya. Intinya, dia mau ngajak rujuk, tapi selalu saya tolak,” jelas SH

Lihat Juga :  Biadab, 2 Pria di Sumsel ini Rampok Serta Perkosa Nenek 59 Tahun

Sudah lebih satu tahun lebih, dia memilih untuk tinggal di rumah ibu dan meninggalkan MY. Keputusan itu diambil, karena selama dua tahun berumah tangga dia selalu mendapat perlakuan KDRT.

“Saat saya disiram (air keras), anak saya di sebelah saya, jadi dia juga terkena di bagian muka. Saya kira awalnya air selokan, tapi ternyata air keras. Dia (MY) setelah itu langsung kabur,” ujarnya.

MY selalu datang ke rumah dan membuat keluarganya menjadi terusik.

Tak hanya itu, ia pun beberapa kali kepergok mencungkil pintu rumah serta mematikan listrik dari sekring luar.

Perbuatan pelaku pun sempat dilaporkan ke pihak RT setempat.

Karena tidak memiliki bukti foto dan video, laporan SH tak ditanggapi sampai peristiwa itu pun terjadi.

Lihat Juga :  Jagalah Aurat dan Kehormatanmu, Jangan Sampai Mengundang Orang Berbuat Jahat

“Sekarang saya sudah buat laporan ke polisi, saya harap pelaku ditangkap,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Iptu Denny Irawan membenarkan adanya laporan SH.

Dia menyampaikan, saat ini penyidik sedang melakukan pengejaran untuk menangkap MY.

“Kami sempat mendatangi tempat-tempat yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku, namun dari beberapa tempat yang didatangi, pelaku belum ditemukan,” katanya.

Seluruh saksi dari peristiwa itu pun telah menjalani pemeriksaan.

Untuk motifnya diduga karena korban menolak untuk rujuk. “Pengejaran sampai sekarang tetap dilakukan, cepat atau lambat pelaku akan kita tangkap,” pungkasnya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *