NASIONALPALEMBANG

Tips Menjawab Soal Tes SKD CPNS 2018

SIBERNAS.com – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan CPNS 2018 yang telah memasuki tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Bahkan BKN sudah merilis pengumuman jadwal dan lokasi tes SKD, untuk lebih baiknya peserta pelajari dulu berbagai contoh soal dan cara menjawabnya di SINI.

Melansir laman BKN, (25/10/2018) tahap seleksi CPNS 2018 berbasis komputer rencananya akan digelar serentak mulai pekan keempat Oktober 2018.

BKN menyebutkan, rentang waktu pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) antara 26 Oktober hingga 17 November 2018. Untuk lokasi tes SKD, BKN telah memberikan rincian tempat tes di masing-masing provinsi melalui akun Twitternya.

Lokasi tes CAT CPNS 2018 (tribunjogja.com)

Agar bisa lolos, peserta perlu mencapai ambang batas atau passing grade yang telah ditentukan.

Passing grade bagi peserta SKD dari kelompok pelamar jalur umum sama seperti tahun lalu, yakni 143 untuk TKP, 80 untuk TIU dan 75 untuk TWK.

Sementara untuk pelamar dari formasi khusus, yang tahun lalu menggunakan sistem ranking, kali ini jumlah akumulasi dan nilai TIU ada batas minimalnya.

Untuk pelamar dari formasi sarjana cumlaude dan diaspora, akumulasi nilai paling sedikit 298 dengan nilai TIU minimal 85.

Sedangkan bagi penyandang disabilitas, nilai kumulatifnya 260, dengan TIU minimal 70.
Putra-putri Papua/Papua Barat, nilai akumulatif 260 dengan TIU minimal 60.

Lihat Juga :  Harkitnas 2022, Waktunya Bangkit dari Krisis Ekonomi

Setelah tahu passing grade yang perlu dicapai, akan lebih baik peserta mulai mempelajari soal-soal yang biasanya akan muncul dalam tes SKD.

Berkaitan dengan hal tersebut, akun Facebook bernama Alvhin Sjahbuddin mengunggah 3 buah video yang berisi contoh soal CPNS dan cara menjawabnya.

Postingan tersebut hingga artikel ini dimuat telah dibagikan hingga 180.929 kali. Video pertama merupakan contoh soal untuk menemukan hubungan angka. Soal ini biasanya selalu muncul dalam tiap tes CPNS.

Peserta akan diberikan sederetan angka dengan hubungan tertentu. Peserta kemudian diminta menemukan hubungan tersebut untuk menentukan besaran angka berikutnya.

Video kedua memberi pelajaran cara menjawab soal sinonim dan antonim kata. Di video ini, dijelaskan tips menemukan jawaban benar jika kita tidak tahu arti dari kata yang ditanyakan.

Selain dua jenis soal tersebut, ada pula soal cerita matematika dan soal pengetahuan kebangsaan.

Cara menjawab soal dijelaskan secara rinci sehingga bisa membantu pelamar untuk belajar. Berikut unggahannya:

Adapun jenis tes SKD yang akan dihadapi peserta nantinya adalah :

1.Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

TWK dimaksudkan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, bahasa Indonesia, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. NKRI.

Lihat Juga :  Harkitnas 2022, Waktunya Bangkit dari Krisis Ekonomi

Tes tersebut mencakup sistem tata negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peran bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, serta kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar.

2. Tes Inteligensia Umum (TIU)

Sedangkan TIU dimaksudkan untuk menilai intelegensia peserta seleksi. Pertama, kemampuan verbal atau kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulisan.

Selain itu, kemampuan numerik, atau kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka.

TIU juga untuk menilai kemampuan figural, yakni kemampuan yang berhubungan dengan kegesitan mental seseorang dalam menganalisa gambar, simbol, dan diagram.

Selain itu juga kemampuan berpikir logis, atau penalaran secara runtut dan sistematis, serta kemampuan berpikir analisis, atau kemampuan mengurai suatu permasalahan
secara sistematik.

3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Kelompok soal ketiga adalah Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Soal-soal dalam kelompok soal ini mencakup hal-hal terkait dengan pelayanan publik, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, jejaring kerja, integritas diri, semangat berprestasi.

Selain itu, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, bekerja mandiri dan tuntas. Seperti dilansir sumsel.tribunnews.com

Juga kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan, bekerjasama dalam kelompok, serta kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *