EKONOMI

Tinggalkan Bank Sumsel Babel, Adil Tetap Sumringah

SIBERNAS.com, Palembang – Rapat umum pemengang saham luar biasa (RUPS LB) Bank Sumsel Babel (BSB) baru saja memberhentikannya dengan hormat dari jabatannya sebagai Direktur Utama BSB.

Namun Muhammad Adil, tampak tetap sumringah, hangat dan bersahabat ketika berhadapan dengan kamera dan puluhan wartawan. Masih mengenakan setelan jas berwarna hitam, Adil juga masih sempat bercanda dengan siapun yang dijumpainya.

Kamis sore, 29 November, loby di lantai dasar BSB mulai lengang setelah sebelumnya cukup ramai oleh tamu-tamu peserta RUPS yang hendak bergegas meninggal gedung usai mengambil keputusan penting. Satu per satu, adil menyalami mantan staffnya seperti satpam, teler, petugas front office hingga beberapa Polisi. Selain bersalam, Adil juga menyampaikan permohonan maafnya karena sejak beberapa jam sebelumnya dia bukan lagi pejabat utama di BSB.

Mantan Dirut Bank Sumsel Babel, Muhammad Adil berfoto bersama salah satu wartawan usai RUPS . Hendrawan

Sebelum “nongkrong” bersama mantan bawahannya di loby kantor pusat BSB, Adil menyempatkan wawancara dan bercanda dengan wartawan yang tengah menunggunya. Menurut Adil bila bank tersebut saat ini termasuk kelompok bank sehat. Sehingga dia sangat optimistis kedepannya, perseroan akan tetap menjadi salah satu terbaik nasional. “Terima kasih saya ucapkan pada semua pihak yang telah membantu sehingga bank ini sudah sehat,” katanya.

Lihat Juga :  Kuota Penugasan Migor Curah Bertambah Dua Kali Lipat

RUPS LB BSB juga memutuskan menetapkan 3 Calon Direktur Utama yaitu Filani Zikri Hasan, Achmad Syamsudin dan Rudhyanto Mooduto. Faisol Sinin, sekretaris perusahaan menjelaskan RUPS LB juga memberhentikan dengan hormat Yusri Effendy selaku Komisaris Utama Perseroan, sejak berakhir masa jabatannya pada tanggal O8 Desember 2018. “Ini suatu proses yang lumrah terjadi,” katanya.

Berikutnya menyetujui dan menetapkan 1 Calon Komisaris Utama, yaitu Eddy Junaidi, AR. Sedangkan untuk mengisi kekosongan jabatan direksi, RUPS LB memutuskan direktur Utama Dirangkap Direktur Umum dan Pemasaran secara kolektif kelogial. Samiluddin, Direktur Umum merangkap Direktur Kepatuhan dan Antonius Prabowo Argo, Direktur Pemasaran merangkap Direktur Operasional. “Jadi operasional BSB tidak terganggu sama sekali,” katanya.

Lihat Juga :  Kuota Penugasan Migor Curah Bertambah Dua Kali Lipat

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru selaku pemegang saham terbesar mengatakan pergantian direksi merupakan hal wajar dalam rangka memperbaiki kinerja perusahaan. Selain itu Muhammad Adil sudah berkiprah cukup lama di BSB selama¬† lebih dari 5 tahun. Ditemui usai RUPS kemarin, dia memberi sejumlah alasan terkait langkah tersebut. “Karena terjadi penurunan jumlah nasabah dan pengucuran kredit,” kata Herman Deru.

Menurut Deru, Adil sudah diberikan kesempatan 6 bulan untuk memperbaiki kinerja Bank Sumsel Babel. Seharusnya pada bulan Juni 2018 digelar RUPS dan evaluasi, tetapi hal itu belum dilakukan atau ditunda karena adanya Pilkada dan Asian Games 2018. Sebagai pemegang saham mayoritas maupun kecil, Deru menghendaki Bank Sumsel Babel harus siap hadapi persaingan yang ketat.

 

Reporter: Hendrawan M. Rum

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *