SUMSEL

Tes Urine Dadakan BNN Membuat Kaget Pejabat Pagaralam

“Saya dan Pak M. Padli  hari ini rapat bersama jajaran. Tiba-tiba, usai rapat langsung dihadapkan dengan dokter dari BNN  yang saat itu meminta kami melakukan tes urine, dan alhamdulilah, hasilnya negatif,” kata Alpian Maskoni.

SIBERNAS.com, PAGARALAM – Para Kepala Satuan Perangkat Daerah (SKPD) Setda Kota Pagaralam, pegawai, dan camat se-Kota Pagaralam terlihat kaget. Apa pasal?

Para kepala dinas, pegawai di lingkungan Setda Kota Pagaralam, dan camat saat itu sedang rapat di Ruang Sidang Besemah I, Selasa (23/10/2018). Tiba-tiba, Kepala Badan  Narkotika  Nasional (BNN)  Kota Pagaralam, Andi Kurniawan, didampingi Plt. Kasi Rehabilitasi Muhammad Wujud, M.Psi., Psi.   beserta “bertamu” ke Pemkot Pagaralam. Kedatangan BNN dengan tim lengkap ini ternyata bermaksud melakukan tes narkoba.

Semua yang hadir dalam rapat itu kemudian diminta sampel urine masing-masing. Jadilah kemudian, mereka masuk kamar mandi dankeluar membawa sampel urine.

Andi Kurniawan mengatakan bahwa kunjungan BNN Kota Pagaralam ke tempat itu memang untuk melakukan tes kepada para ASN di lingungan Pemkot Pagaralam. Apakah mereka positif mengonsumsi narkoba atau tidak.

Lihat Juga :  Alternatif Benih Dengan Kultur Jaringan Hasilkan Produk Yang Berkualitas
Kepala BNN Kota Pagaralam, Andi Kurniawan, disaksikan Walikota Alpian Maskoni (kedua dari kiri) dan Wakil Walikota M. Padli (ketiga dari kiri), memberikan penjelasan mengenai tes urine yang dilakukan mendadak, Selasa (23/10/2018). Foto: Aceng

“Ini untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika ( P4GN ) Tahun 2018-2019 ,” kata Andi.

Sejak kemarin, kata Andi, BNN Kota Pagaralam terus menggencarkan tes urin kepada para pegawai Pemkot Pagaralam.

Walikota Alpian Maskoni dan Wakil Walikota M. Padli  juga tak dikecualikan. “Alhasil, dari 104  pegawai yang terdiri dari eselon II, III, dan IV,  serta para kabag,dan  camat,  hasilnya semua negative mengomsumsi narkoba,” kata Andi.

Alpian Maskoni, yang dikonfirmasi mengenai hal ini, mengatakan bahwa dia tidak mengetahui rencana BNN itu. “Saya dan Pak M. Padli  hari ini rapat bersama jajaran. Tiba-tiba, usai rapat langsung dihadapkan dengan dokter dari BNN  yang saat itu meminta kami melakukan tes urine, dan alhamdulilah, hasilnya negatif,” kata Alpian.

Lihat Juga :  Perusahaan Besar China Tertarik Berinvestasi di Pelabuhan Tanjung Carat

Alpian juga meminta BNN untuk terus menggalakkan sosialisasi dan tes urine kepada seluruh jajaran Pemkot Pagaralam tentang bahayanya penggunaan narkoba. “Minimal setahun dua kali,” kata Alpian.

Reporter:  Aceng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *