PALEMBANG

Terkait Virus Corona, Dinkes Pantau Kesehatan 9 Mahasiswa dan Bekali HAC

Sibernas.com, Palembang– Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan akan memantau kesehatan sembilan (9) Mahasiswa Sumsel yang berkuliah dan baru pulang dari cina. Hal ini diungkapkan Kepala Dinkes Provinsi Sumsel, Lesty Nuraini saat diwawancarai di kantornya, Senin (03/02/2020).

Lesty mengatakan, pihaknya akan terus memantau kesehatan 9 mahasiswa Sumsel yang berkuliah dan baru pulang dari cina. “Ya, kita akan terus pantau kesehatan ke 9 mahasiswa ini meskipun saat ini belum menunjukkan gejala yang aneh,” katanya

Ke 9 mahasiswa sumsel yang berkuliah dan baru pulang dari cina tersebut tidak akan diisolasi pihaknya karena tidak menunjukkan gejala yang aneh. “Mereka akan kita pantau selama 14 hari kedepan. Pantauan dilakukan dengan mengerahkan petugas puskesmas ke kediaman masing-masing mahasiswa. Selain itu juga pihaknya terus berkomunikasi via telepon,” ujar Lesty.

Lihat Juga :  Harkitnas 2022, Waktunya Bangkit dari Krisis Ekonomi

Lesty menjelaskan, Ke 9 Mahasiswa yang berkuliah dan baru pulang dari cina ini terdiri dari 2 orang asal Muara Enim, 2 orang asal Prabumulih, 1 orang asal OKI dan 4 sisanya asal Kota Palembang. “Memang awalnya 7 mahasiswa, tapi bertambah 2 orang lagi yang baru pulang,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, selain melakukan pemantauan atas kesehatan ke 9 mahasiswa tersebut pihaknya juga memberikan healt alert card (HAC) atau kartu kewaspadaan kepada masing-masing mahasiswa tersebut. “Jadi, kalau sakit atau suhu tubuh panas langsung ke puskesmas dengan menunjukkan kartu HAC itu. Jadi cepat ditangani dan penanganannya juga berbeda,” ungkap Lesty.

Lesty menambahkan, kepada seluruh warga Sumsel pihaknya menghimbau dan mengajak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi penyebaran penyakit Corona virus. “Terus lakukan komunikasi dan koordinasi antar semua pihak serta saling membantu diantara kita sehingga penyakit Corona virus dapat dicegah masuk atau menyebar di wilayah Indonesia khususnya Sumsel,” katanya

Lihat Juga :  Harkitnas 2022, Waktunya Bangkit dari Krisis Ekonomi

Reporter : Maulana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *