PALEMBANGUncategorized

Tak Kembalikan Uang Masyarakat, BPH Migas : PT SP2J Kita Cabut Izinnya

SIBERNAS.COM  PALEMBANG – Terkait kenaikan tarif gas rumah tangga yang telah dikeluarkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J ) sejak per Januari- Maret 2019 di duga  menyalahi Aturan. Oleh karena itu BPH Migas meminta pihak PT. SP2J serius mengembalikan uang tagihan konsumen yang telah dibayar atas kenaikan harga gas rumah tangga dari Januari sampai Maret 2019.

“ Kita akan terus melakukan kroscek dilapangan. Sebab mengacu pada Pasal 46 ayat 3 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas. Seharusnya pihak yang mengawasi dan menetapkan harga itu yakni BPH migas. Jadi ketika ada badan usaha yang menetapkan harga sepihak yang tidak menguntungkan masyarakat dapat di indikasikan sebagai korupsi,”  tegas BPH Migas Dr M. Fanshurullah Asa, usai membuka acara BPH Migas Go to Campus, di Gedung Pascasarjana Unsri, Sabtu (6/4/19).

Lihat Juga :  Dapat Nilai Kuning, Pelayanan Publik Pemkot Palembang Kurang Memuaskan

“Sebelumnya, saya sudah menegur SP2J bahwa tidak boleh, karena yang menetapkan dan menaikkan harga tersebut BPH migas, karena sesuai dengan UU Migas pasal 46 ayat 3,” jelasnya seperti dikutip dari Swarnanews.co.id

Mengenai kenaikan harga tarif yang di keluarkan PT SP2J,  kata Fanshurullah , Walikota Palembang belum mengetahui, namun pihak PT SP2J sudah meminta maaf dan klarifikasi. Sekaligus mencabut aturan per 1 April, dan mengembalikan uang yang sudah di ambil dari masyarakat.

“ Kami akan terus mengkroscek dan menugaskan BPH secara langsung, betul tidak uang tersebut dikembalikan kepada masyarakat. Saya menghimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan untuk melapor  dan membuat surat pengaduan yang ditujukan langsung ke BPH migas atau langsung ke nomor kontak person pengaduan. Kita akan tindak tegas, bias kita cabut nanti  izinnya atau akan dialihkan pengelolaannya,” ungkapnya.

Lihat Juga :  Kasus Covid di Palembang Meningkat, Warga Diimbau Tak Keluar Kota

Editor : Jemmy Saputera

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *