EDUKASI

Sekolah Minta Orangtua Dampingi Proses Belajar Daring

Sibernas.com, Palembang-Merespon keluhan guru terhadap siswa yang semakin kurang aktif dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama Pandemi Covid-19, membuat pihak sekolah meminta orangtua untuk mendampingi anak selama PJJ.

Sebut saja di SMP Negeri 19 Palembang. Berdasarkan laporan guru, sebanyak 20 persen siswa kurang aktif mengerjakan tugas selama PJJ.

“Secara PJJ mereka aktif online. Tapi kalau tugas mereka banyak tidak mengumpul, dan itu kita terima laporan dari guru di sekolah,” tegas Kepala SMP Negeri 19 Palembang Drs Maju Simanjuntak, MSi, Kamis (10/9/2020).

Pihak sekolah kemudian mengambil langkah solusi dengan mencoba mengumpulkan orangtua dengan siswa secara bertahap dengan protokol kesehatan. Namun hal tersebut tidak diperkenankan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) untuk tidak mengumpulkan siswa dalam alasan apapun.

Lihat Juga :  SMAN 6 Palembang Targetkan Vaksinasi 100 Persen

“Sehingga kita hanya bisa mengumpulkan wali kelas. Kita sampaikan keluhan para guru dan kita minta wali kelas melalui komunikasi dengan orangtua murid agar bisa menyampaikan terkait kondisi anak-anak mereka selama PJJ,” jelasnya.

Dengan langkah tersebut menurut Maju, bisa ada peningkatan proses belajar anak-anak untuk lebih aktif baik dalam merespon pelajaran maupun mengerjakan tugas dari para gurunya.

“Kemarin kita sudah kumpulkan wali kelas untuk kelas 7 dan hari ini kelas 8 kemudian besok kelas 9. Karena kita menghindari kerumunan sehingga kita lakukan secara bertahap,” jelasnya.

Pihak sekolah mengakui, selama PJJ kurikulum belajar tidak dituntut untuk ketuntasan dalam belajar. Namun siswa jangan terlena dengan mengenyampingkan PJJ sehingga materi terlampau jauh tertinggal.

Lihat Juga :  Durasi Belajar PTM Siswa SD dan SMP di Palembang Ditambah Jadi 3 Jam

“Makanya kita terus mendorong, memotivasi melalui berbagai upaya, agar anak-anak kita terus berkembang secara materi dan pengetahuan meski KBM dilakukan secara PJJ,” tandasnya.

Dan saat ini menurut Maju, sebagaimana mengacu pada peraturan Mendikbud RI, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan juga pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang bahwa di Palembang proses KBM masih dilakukan secara PJJ hingga dalam waktu yang belum ditentukan.

Reporter : Sugiarto
Editor : Zahid Blandino

.

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close