SUMSEL

Sekolah Islam Al-fahd, Sekolah dengan Tiga Bahasa

Sekolah ini mengedepankan sopan santun, adab, dan Alquran. Di samping itu, akan dilengkapi  dengan Pondok Tahfidz, Kampung Inggris Palembang, Kampung Matematika, dan Kampung Arab.

SIBERNAS.com, Banyuasin – Sekolah Islam Al-fahd yang didirikan di atas lahan seluas lebih kurang 1 ha, akan memberikan “warna” baru bagi pendidikan Islam di Sumsel. Sekolah ini akan menerapkan tiga bahasa –Indonesia, Inggris, dan Arab—dalam proses belajar mengajarnya.

Unsur-unsur pemerintahan yang hadir. Camat Rambutan Adam Ibrahim, S.E., M.Si, (ketiga dari kiri) Kapolsek Rambutan (tengah). Foto: Suhardi Zulbani

Ketua Yayasan Sekolah Al-fahd, Erwanto Yusuf, mengatakan bahwa sekolah ini mengedepankan sopan santun, adab, dan Alquran. Di samping itu, akan dilengkapi  dengan Pondok Tahfidz, Kampung Inggris Palembang, Kampung Matematika, dan Kampung Arab. Dengan penambahan lahan wisata berpadu religi, tempat ini juga akan menjadi salah satu destinasi wisata religi.

Menurut Erwanto, saat ini ada kekhawatiran orangtua terhadap anaknya. Anak-anak banyak yang menggunakan teknologi informasi yang banyak mengandung efek negatif, di samping positifnya.

“Tergantung kita yang mengarahakan anak-anak. Jika kita arahkan ke arah yang baik, maka ia akan baik. Kalau kita biarkan mengakses yang negatif, juga akan negatif. Kita mengenalkan akidah yang mendalam bagi anak-anak,” kata alumnus salah satu pesantren di Bogor ini, Sabtu (3/11/2018).

Imam Besar Masjid Agung Palembang, K.H. Nawawi Dencik Al Hafiz. Foto: Suhardi Zulbani

Nama Al-fahd semula Alfath, tetapi sudah terdaftar di Depkumham, sehingga menggunakan nama Al-fahd. Kebetulan, di Arab Saudi juga ada Universitas Al-fahd yang juga merupakan nama salah satu raja di negara itu.  Konsep yang  diangkat oleh Al-fahd adalah lebih mengarahkan potensi anak dengan mengedepanKan konsekuensi dibandingkan hukuman (punishment). Erwanto juga mengatakan bahwa Al-fahd menerapkan Kurikulum tiga bahasa di sekolah ini, yang terintegrasi dengan Kampung inggris dan Kampung Arab. Ditambah dengan Kampung Matematika untuk mendorong kemampuan siswa yang lebh komprehensif.

Camat Rambutan, Adam Ibrahim S.E., M.Si., yang mewakili Bupati Banyuasin, mengatakan bahwa pemerintah sangat mendukung pendirian sekolah ini, Karena, sinergi dengan visi Pemkab Banyuasin yang ingin membangun masyarakat religius.

“Banyuasin Bangkit merupakan Banyuasin yang rekigius. Sekolah Al-fahd memiliki kelengkapan kurikulum yang menyinergikan sekolah umum dan pesantren. Ini juga juga sinergi dengan visi misi kabupaten yang sedang dikomandoi H. Askolani,” kata Adam Ibrahim, yang juga meresmikan pembukaan sekolah ini.

Kepala Sekolah Al-fath, Ustadz Yanuardi aat memberikan sambutan.

Sekolah ini dibuka 3 Nov 2018 dan dilanjutkan dengan Seminar Parenting dengan narasumber dr. Meilani Hidayah. Ada juga Festival Anak Soleh.

Hadir pada acara ini, Disdik Kabupaten Banyuasin Korwil Rambutan Suyono. Hadir pula Imam Besar Masjid Agung, K.H. Nawawi Dencik Al Hafiz, yang sekaligus memimpin doa penutupan acara.

Susana ruangan cukup hangat karena penuh sesak dengan anak-anak dan orangtua dengan pendingin yang belum memadai. Karena, ruangannya cukup besar sedangkan pewndingin udara yang tersedia hanya empat unit.

Reporter: Suhardi Zulbani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *