NASIONAL

Rumah Zakat Turut Serta Bina Remaja di Lampung

SIBERNAS.com, Bandar Lampung –  Fenomena pemuda – pemudi yang semakin jauh dari akhlak terpuji semakin menjadi jadi tiap waktunya. Sex bebas, perilaku kriminal, hingga perbuatan menyimpang bahkan narkoba selalu menjadikan pemuda pemudi negeri ini sebagai target yang “empuk” untuk di dapatkan. Keadaan yang semakin membahayakan ini terus menerus terjadi meski program dan bimbingan selalu di berikan baik dari sekolah hingga pemerintah. Perlu ada solusi jitu serta pendekatan khusus untuk menyentuh para remaja ini.

Joko budianto Relawan Inspirasi Rumah Zakat mengungkapkan kepada Rumah Zakat News Selasa (19/02), sebagai upaya dalam membantu pemerintah menangkal kenakalan remaja. Rumah Zakat mengadakan pembinaan kepada remaja di Desa Pinang Jaya Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung.

Lihat Juga :  Kecelakaan Maut di Tol Surabaya-Mojokerto, 13 Penumpang Tewas, Sopir Positif Narkoba

“Pembinaan ini salah satu pendekatan kepada Remaja yang masih masa labil. Kita mulai pembacaan quran, materi tentang bahaya kenakalan remaja dan ditutup dengan bakar bakar jagung dan nonton Bersama”, Terang Joko budianto.

“ Alhamdulillah saya senang berkumpul meskipun saya meriang tapi bias kumpul sama teman. Dapat ilmu dan sharing ilmu dan pengalaman dan juga bisa bakar jagung ramai ramai “ ucap ferdi salah satu remaja sambil tertawa.

sebagai relawan inspirasi Rumah Zakat sekaligus inisiator pembinaan remaja Joko mengatakan bahwa tantangan terbesar dalam membina remaja adalah mendatangkan para remaja untuk hadir dalam pembinaan pekanan. Sebanyak 15 remaja hadir kali ini untuk mengikuti pembinaan ini.

Lihat Juga :  Kecelakaan Maut di Tol Surabaya-Mojokerto, 13 Penumpang Tewas, Sopir Positif Narkoba

“Di harapkan melalui program ini akan mampu mencetak generasi yang unggul yang memiliki kemampuan soft skill melalui materi. Materi yang di berikan tiap pertemuan serta juga akhlak yang baik melalui pembelajaran tahsin, Sejarah Islam serta wawasan keislaman lainnya. Semoga kedepannya dalam pembinaan ini kita bisa menghadirkan Pemateri atau traininer”, tutup Joko.

 

Penulis : Medi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *