PALEMBANG

Rumah Zakat Memberikan Kafalah Ustadz/Ustadzah Kepada 112 Guru Ngaji

Alhamdulillah ada 112 ustadz dan ustadzah yang tersebar di 26 TPA di kota Palembang mendapatkan Kafalah Guru Ngaji Setiap Bulannya.

SIBERNAS.com, Palembang – Penyaluran Kafalah Guru Ngaji kepada guru Taman Pendidikan Al Quran (TPA) ini adalah bentuk apresiasi donatur Rumah Zakat kepada ustadz dan ustadzah, yang masih mengajarkan huruf demi huruf Alquran kepada generasi Penerus Masa Depan dengan tantangan global seperti saat ini.

Selain itu juga mengajarkan ilmu fiqh, budi pekerti dan tauhid agar generasi muda ini menjadi anak yang berguna bagi agama dan bangsa. Hal ini disampaikan oleh Hadi Yudasta Branch Manager Rumah Zakat Sumatera selatan pada 29 januari 2019.

“Alhamdulillah ada 112 ustadz dan ustadzah yang tersebar di 26 TPA di kota Palembang mendapatkan Kafalah Guru Ngaji Setiap Bulannya. Adapun TPA ini tersebar dibeberapa daerah seperti Kertapati, Gandus, Makrayu, Sekip, Kenten 24 ilir, Alang-alang lebar dan lainnya. Adapun jumlah santri dari 26 TPA ini 1500an santiwan/ti”, ungkap Syawaludin Relawan Rumah Zakat.

Lihat Juga :  Flyover Simpang Sekip Bakalan Macet, BBPJN Siapkan Pengaturan Lalulintas

Cara tim Rumah Zakat menyalurkan langsung didatangi para ustadz dan ustadzah ke tempat mengajar guna menyalurkan zakat . Sehingga para guru TPA ini tidak susah-susah berkumpul pada suatu tempat, ini bentuk penghormatan kepada para guru-guru TPA, tambah Syawal di sekip saat penyaluran.

“Alhamdulillah terima kasih donatur dan Rumah Zakat yang sudah menyalurkan dana ZIS ke TPA kami. Ini berguna bagi pengembangan dakwah dan pendidikian agama anak disini.,” ujar Ustadz Sugianto salah seorang guru TPA Al Hidayah di Kertapati. “Rumah Zakat berkah dan sukses serta menjadi amal jariyah bagi donator dan tim rumah zakat”, tambahnya.

Rumah Zakat merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional yang Fokus menghimpun zakat, Infak , Shodaqoh , dana CSR dan dana-dana sosial kemanusiaan lainnya. Rumah Zakat berfokus pada 4 Rumpun Program yakni Senyum Juara(Pendidikan), Senyum Sehat (Kesehatan), Senyum Mandiri (Ekonomi) dan Senyum Lestari(Lingkungan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *