KRIMINALITAS

Rekonstruksi Pembunuhan Driver Taksol di Palembang Sempat Diwarnai Kericuhan

SIBERNAS.com, Palembang –┬áKeluarga Ruslan Sani, korban pembunuhan driver taksi online di Gandus tak kuasa menahan amarah saat melihat kedua tersangka akan dirilis di Mapolrestabes Palembang.

Saat pelaku melewati lobi, keluarga korban yang telah menunggu pun langsung menyerbu kedua tersangka yang dikawalan ketat polisi.Hingga beberapa bogem mentah mendarat diwajah kedua tersangka,

Polisi pun berusaha melerai keributan tersebut hingga situasi kembali kondusif, dengan pengawalan ketat Polisi rekontruksi pembunuhan driver taksi online Ruslan Sani di Gandus pada 28 Desember tahun lalu.

Sedangkan Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Kanit Pidum Iptu Ginting menjelaskan ada 33 adegan pembunuhan mulai dari kedua tersangka memesan taksol hingga mmebuang mayat korban.

Lihat Juga :  Gara-Gara Pohon Kelapa, Pria di Palembang Habisi Nyawa Kakaknya dengan Bambu

Dalam rekonstruksi tersebut, kedua tersangka terbukti menghabisi nyawa korban dengan cara menusukkan pisau dan menghujamkan pukulan menggunakan gagang softgun ke tubuh korban.

“Rekonstruksi ini untuk semakin memperjelas dan melengkapi berkas ke pengadilan. Kedua tersangka terbukti membunuh korban karena motif perampokan,” jelas Ginting setelah rekonstruksi, Selasa (4/2/2020).

Kedua tersangka pun dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman pidana penjara 20 tahun.

Mengenai kericuhan yang sempat terjadi sebelum rekonstruksi, Ginting mengimbau agar keluarga korban mempercayakan kasus ini pada aparat penegak hukum.

“Yakinlah keadilan pasti ditegakkan dan kedua tersangka pasti dihukum setimpal, sesuai perbuatannya,” tegas Ginting.

Lihat Juga :  ART Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Dekat Universitas PGRI Palembang

Di sela rekonstruksi, tersangka Sulaiman sempat berujar jika ia nekat menghabisi nyawa korban karena korban melawan saat kedua tersangka melancarkan aksinya.

“Korban melawan sehingga kami berdua menghabisi korban,” kata dia

Reporter : Deny Wahyudi

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close