SUMSEL

PSBB di Palembang dan Prabumulih di Mulai H+2 Lebaran

Sibernas.com, Palembang-Pelaksanaan Pembatasan sosial berskala besar di Kota Palembang dan Kota Prabumulih akan dilaksanakan 2 (dua) hari setelah (H+2) Hari Raya Idul Fitri. Hal ini diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Graha Bina Praja Provinsi Sumsel, Rabu (13/05/2020).

Deru mengatakan, pelaksanaan PSBB di Kota Palembang dan Kota Prabumulih akan dimulai 2 hari setelah Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah (H). “H+2 lebaran, PSBB di dua kota ini akan dimulai,” katanya

Dilaksanakannya PSBB tersebut pada H+2 Hari Raya Idul Fitri tersebut dikarenakan ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. “Kita tidak bisa melakukannya atau menerapkan langsung PSBB setelah disetujui, tapi ada beberapa hal yang harus kita lakukan dan kita pikirkan,” ujar Deru

Lihat Juga :  Gubernur Sumsel Intruksikan Kepala Daerah di Zona Hijau dan Kuning Buka Sekolah Tatap Muka

Deru menjelaskan, adapun tahapan atau langkah-langkah yang harus dilakukan yaitu memberikan tenggat waktu satu minggu kepada Wali Kota Palembang dan Prabumulih untuk menyusun dan merancang aturan-aturan PSBB. “Penyusunan Peraturan WaliKota (Perwali) untuk PSBB ini kemungkinan akan selesai seminggu atau lebih, dan setelah perumusan 4-5 hari sosialisasi terlebih dahulu. Makanya pelaksanaan PSBB ini H+2 Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkan, PSBB di Palembang dan Prabumulih ini merupakan penerapan PSBB perdana di wilayah Sumbagsel-Babel. “Ini kan yang pertama di wilayah Sumbagsel-Babel. Jadi, penyusunan aturan harus disiapkan dengan baik,” ungkap Deru

Sementara itu, kedua kepala daerah tersebut menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan PSBB di masing-masing daerahnya. “Kami akan segera melakukan perumusan PSBB ini secepatnya, yang jelas kami siap untuk melaksanakan PSBB ini,” ujar kedua kepala daerah.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close