EDUKASISUMSEL

Program Boster Buatan SMK Sumsel Terkendala Sinyal

Sibernas.com, Palembang-Program Boster atau antena sinyal buatan SMK di Sumsel belum seluruhnya terealisasi di kabupaten dan kota. Boster ini terkendala persoalan sinyal.

Kepala Bidang SMK Disdik Provinsi Sumsel Mondyaboni mengatakan,
Boster tersebut bertujuan membantu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara dalam jaringan (daring) selama Pandemi Covid-19.

Mereka berharap program Boster sinyal dapar tuntas di semua kabupaten/kota di Sumsel, terutama daerah yang terkendala sinyal dalam proses KBM.

“Jadi sekarang ini Boster sinyal dikembangkan menjadi program sekolah berbagi internet di kabupaten daerah yang mengalami kendala masalah sinyal bagi peserta didik dalam proses KBM daring yang melibatkan SMA dan SMK,” kata Mondyaboni, Sabtu (3/4/2021).

Lihat Juga :  Meriahkan HUT Musi Rawas ke-78, Diskominfo Gelar Lomba Desain Logo

Ia menambahkan, sudah 7 kabupaten yang terealisasi menggunakan program tersebut, dimana satu kabupaten bisa 4 sampai 5 titik yang dipasang dengan tower dari SMK.

Penambahan tower selanjutnya sedang dipelajari karena dibutuhkan verifikasi ke lapangan, karena tidak adanya sinyal di suatu kabupaten karena lokasi yang sulit, sehingga dibutuhkan waktu untuk pengembangan.

Insya Allah di tahun 2021 ini bisa mengembangkan di 17 kabupaten dan kota dan bekerja sama dengan beberapa provider yang memungkinkan daerah tersebut bisa kita kembangkan atau disesuaikan dengan wilayah masing-masing. Kami juga terus berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Balai Monitoring,” jelasnya.

Ditambahkannya, tidak bisa dipungkiri, sektor pendidikan Indonesia termasuk di negara lain, kini tengah mengalami persoalan serius, karena tidak semua pendidik dan orangtua siswa siap dalam menghadapi era New Normal.

Lihat Juga :  Antisipasi Karhutla, BPBD Sumsel Siagakan 9000 personil

“Selama masa pembelajaran dari rumah tersebut, para tenaga pendidik dan kependidikan serta siswa harus menggunakan internet di kabupaten/kota. Namun, jaringan dan kuota internet menjadi kendala, yaitu sinyal yang lemah,” pungkasnya.

Reporter: Sugiarto
Editor: Ferly M

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close