PALEMBANG

Prof. Dr. Martin Loffelholz Peneliti Dunia : Kita Saat ini Tengah Perang Krisis Komunikasi

SIBERNAS.com, PALEMBANG – STISIPOL CANDRADIMUKA – Kuliah Umum Ilmu Komunikasi Internasional Tahun Ajaran 2018-2019 STISIPOL Candradimuka, kali ini menghadirkan Prof. Dr. Martin Loffelholz (Technische Universitat Ilmenau Thuringia, Germany), Dia adalah pendiri dan kepala Kelompok Penelitian Internasional tentang Komunikasi Krisis (IRGoCC). Senin, 12 November 2018 Pukul 8.30-11.00 WIB

Di Aula Ismail Djalili STISIPOL Candradimuka, Jl. Swadaya Sekip Ujung Palembang Sumatera Selatan. Kuliah umum yang di pimpin oleh Budi Santoso, M.Comn (Moderator), Dr. Hj. LISHAPSARI PRIHATINI, M.Si (Ketua Rektor STISIPOL Candradimuka), Sumarni Bayu Anita. S.Sos. MA(ketua jurusan Ilmu Komunikasi)

Prof. Dr. Martin Loffelholz (Technische Universitat Ilmenau Thuringia, Germany) (Narasumber) dan Sherly Desliyana.Mpd (Translator), bertema¬† “War, Terrorism, Disaster and Post-Truth: Communications in Times of Crisis”.

Dalam paparanya Prof. Dr. Martin Loffelholz (Technische Universitat Ilmenau Thuringia, Germany) menjelaskan bahwa saat ini dunia tengah berperang dengan kerisis komunikasi, salah satunya Negara Indonesia.

Dari prediksi dia, Indonesia salah satu negara tertinggi pengguna Media Sosial (Medsoas), akibat dari medsos ini juga indonesia mengalami kerisi komunikasi.

Dirinya juga mencontohkan beberapa efeck negatif akibat krisis komunikasi tersebut. Sala satu contoh adanya terorisme Isis di indonesia, sehingga dengan adanya  terorr para turis manca negara merasa takut masuk ke Indonesia, baik untuk berbisnis maupun hanya berlibur biasa.

Jadi Prof. Dr. Martin Loffelholz (Technische Universitat Ilmenau Thuringia, Germany) berpesan kepada mahasiswa maupun masyarakat yang menggunakan medsos berhati-hatilah dalam membuat status maupun menyuarakan pendapat, meskipun tidak ada yang melarang dalam berpendapat.

Lihat Juga :  Kasus Covid di Palembang Meningkat, Warga Diimbau Tak Keluar Kota

” komunikasi ini erat sekali dalam kehidupan kita sehari-hari. Kalian wajib bersyukur tidak hidup di dalam masa komplik atau perperangan.

Namun yang mesti kita perangi saat ini adalah krisis komunikasi, akibat Communications in Times of Crisis bisa membawa pengaruh buruk baik itu pada kita individu sebagai Netizen maupun bagi ketentraman suatu negara.

“ungkapnya saat memberikan paparan di hadapan ratusan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka Palembang, Senin (12/11).

Lanjut dia, dirinya menggambarkan posisi para masyarakat dan netizen saat ini di tengah krisis komunikasi, seperti berada dalam suatu ruangan lalu mencum asap kebakaran, menurut dia kebanyak kita, teriak kebakaran bahkan ironisnya lagi ambil camera hendphone selvi atau merekam vedio bukan mencari asal ususl asap kebakaran tadi.

” kenapa terjadi kerisisi komunikasi, karena masyarakat khususnya penguna internet lebih muda menelan informasi itu secarah menta-mentah, seharusnya kita cari dulu kebenaran dari informasi itu baru kita berikan solusi.

Contoh di jalan ada lakalantas, kebanyakan masyarakat ambil foto dan vedio dari pada bertindak dan membantu korban laka tersebut” terangnya. Masih kata Prof. Dr. Martin Loffelholz, dalam menghadapi Communications in Times of Crisis itu cukup simpel dan sangat mudah.

Lihat Juga :  Walikota: Jangan Programkan Inovasi Jika Tak Bermanfaat

” untuk mengatasi krisis komunikasikasi seperti sekarang ini ada tiga cara. Pertama jadilah komunikan atau penyampai pesan yang profesional, artinya kita harus pandai berkomunikasi, kita saring dulu suatu informasi baru kita sampaikan kepada orang lain.

Kedua persiapkan diri kita, artinya kita harus memiliki dasar dan wawasan yang cukup untuk menyampaikan informasi yang akan kita sampaikan, dan Ketiga atau terahir harus ada perencanaan.

Artinya dalam menyampaikan pesan kita harus tau dulu efeck yang akan kita sampaikan, sebelum kita menulis atau membuat sesuatu kita pahami dulu sebab dan akibat yang akan terjadi dari pesan yang kita sampaikan.” tutupnya mengakhiri.

Sementara itu. Sumarni Bayu Anita. S.sos . MA, mengatakan STISIPOL Candradimuka palembang khususnya Jurusan Ilmu Komunikasi, sengaja mendatangkan Prof. Dr. Martin Loffelholz (Technische Universitat Ilmenau Thuringia, Germany), supaya menambah ilmu dan wawasan para mahasiswa, dengan harapan mahasiswa jurusan ilmu komunikasi Stisipol memiliki kualitas lebih dalam berkomunikasi baik di medsos maupun dalam kehidupan sehari-hari.

” kita ingin para mahasiswa ilkom Candradimuka memiliki kualitas lebis khususnya dalam berkomunikasi, entah itu melalui media sosial maupun dalam bermasyarakat. Muda-mudah apa yang disampaikan oleh peneliti dunia ini dapat menambah nilai para mahasiswa.” ujarnya

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *