SUMSEL

Petani Sumsel Diminta Wujudkan Lumbung Pangan Nasional

Sibernas.com, Palembang-Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman meminta kepada para petani di Sumatera Selatan untuk menggenjot tenaganya demi tercapai target lumbung pangan nasional yang telah ditetapkan lewat program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi).

Amran mengatakan, dirinya menargetkan 200.000 hektare lahan rawa yang dijadikan lahan pertanian dapat dimaksimalkan.

“200.000 hektare lahan yang dimaksimalkan kita target akan meningkatkan kesejahteraan petani. Jika ditotal sampai Rp14 triliun, dua tahun bisa Rp30 triliun. Jika diolah 1.000.000 hektare bisa mencapai Rp60-100 triliun pendapatan para petani. Jika semua tercapai maka aman pangan kita bisa mengekspor,” katanya.

Untuk memaksimalkan upaya pertanian di Sumsel melalui program tersebut, Amran telah memberikan 100 unit eskavator dan 200 traktor dengan total Rp400 miliar. Menurutnya dengan program serasi yang digalakan saat ini pihaknya optimis Sumsel dapat memenuhi target yang ada, bahkan target Indonesia untuk menjadi lumbung pangan dunia.

“Kami pilih Sumsel karena memiliki 1,4 juta hektare lahan rawa. Kita membangunkan lahan tidur guna mencega karhutla dan meningkatkan produksi pertanian,” ujar Amran.

Lihat Juga :  Meski Dana Insentif Belum Cair, Tenaga Medis Tetap Bekerja Dengan Iklash

Amran menjelaskan, program serasi yang telah berlangsung selama dua tahun, sangat bermamfaat bagi masyarakat Sumsel terutama dalam mengurangi bencana karhutla. Petani diminta mengelola lahan rawa yang kosong dengan alat-alat produksi modern.

“Kita gunakan alat-alat pertanian modern seperti traktor, eskavator dan mesin lainnya. Anggaran di kementerian Pertanian kita hemat setiap tahunnya Rp4,1 triliun, kami hemat dalam 4 tahun berturut-turut untuk kepentingan petani,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, Lahan rawa yang dijadikan lahan pertanian saat ini dapat digunakan untuk produksi 3 kali dalam setahun. Pemamfaatan lahan pertanian tersebut menurut Amran, akan mengubah peta pangan dunia jika berhasil dikelola dan tepat sasaran.

“Tujuan dari ini semua mentransformasi pertanian tradisional menuju modern. Produksi yang tadinya 50 persen, hanya bisa ditanami sekali dapat menjadi 2 kali, lalu menjadi 3 kali, Kemudian produktifitas akan naik,” ungkap Amran.

Lihat Juga :  DPRD Sumsel Minta Gugus Tugas Fasilitasi Rapid Tes Wartawan

Amran menambahkan, Dengan menggunakan teknologi modern dirinya berharap para petani di desa akan senang merawat lahan pertanian guna meningkatkan pendapatan dan menurunkan kemiskinan di desa.

“Ekspor kita meningkat 9 juta pertahun. Kita berharap Sumsel dapat mengejar target yang ada. Kalau capai target akan saya tambah eskavator lagi,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan, jika program serasi yang diikuti oleh Sumsel saat ini menargetkan pencapaian besar. Dirinya menilai paling cepat 2020 ataupun paling lama 2021 bisa tercapai.

“Kami yakin menjadi penyumbang lumbung pangan Indonesia. Dengan program serasi sawah kita bisa 3 kali panen tergantung semangat dan kerja keras para petani kita,” katanya.

Lanjutnya, saat ini kerja keras itu sudah memperlihatkan hasil meskipun belum maksimal.

“Dari ranking 8 menjadi 5 besar penghasil pangan nasionsl. Target kita 2021 sudah jadi lumbung pangan nasional masuk peringkat 1,” ungkap Deru.

Reporter : Maulana
Editor : Zahid Blandino

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close