BERITA UTAMAEKONOMI

Pertemuan Mewah IMF dan Indonesia

Anggota Tim Ekonomi pasangan Prabowo-Sandiaga, Rizal Ramli, menilai biaya penyeleggaraan pertemuan tersebut sangat besar, yakni mencapai Rp 855,5 miliar. Sungguh mewah!

BERITA EKONOMI : IMF dan Indonesia akan melakukan pertemuan tahunan. Namun besarnya biaya dan jumlah tamu yang begitu banyak, sehingga dinilai tidak mencerminkan sebagai negara yang sedang melemah ekonominya. banyak pihak mengkritikrencana pertema mewah itu.

SIBERNAS.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, peserta pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali pada 8 hingga 14 Oktober mendatang mencapai 32 ribu orang. Jumlah itu di atas perkiraan pemerintah sebelumnya, yakni 19 ribu orang.

Luhut memimpin rapat persiapan terakhir pertemuan tahunan IMF-World Bank di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 6 Oktober 2018.Hadir dalam rapat koordinasi terakhir pelaksanaan rangkaian pertemuan tahunan IMF-World Bank 2018 tersebut adalah lembaga atau kementerian terkait di tingkat pusat dan daerah.

Dari 32 ribu peserta tersebut, sekitar 12 ribu orang mendaftar melalui jalur meeting team secretariat dari pihak IMF-World Bank secara online dan 19 ribu orang mendaftar melalui Indonesia Planning Team.Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah, karena masih akan ada pendaftar yang berasal dari tamu sektor swasta.

Luhut menyebut, pertemuan tahunan IMF-World Bank itu akan berdampak terhadap perekonomian Bali. “Ini dampaknya luar biasa, Bali akan mendapatkan manfaat ekonomi luar biasa,” kata Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, sebagaimana dikutip MAKLUMATNEWS.com dari Liputan6.com.

Lihat Juga: Suasana Perayaan Ulang Tahun Istri Indro Warkop Ke-59 di Rumah Sakit

Lihat Juga :  Kabel Power 21 Tahun Diganti, 19 Mei Air PDAM Mati 6 Jam

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah ahli ekonomi di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (5/10/2018) malam.

Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa poin pernyataan sikap koalisi terkait sektor ekonomi. Salah satunya, kritik terhadap penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 pada 8-14 Oktober 2018 di Nusa Dua, Bali.

Anggota Tim Ekonomi pasangan Prabowo-Sandiaga, Rizal Ramli, menilai biaya penyeleggaraan pertemuan tersebut sangat besar, yakni mencapai Rp 855,5 miliar. Jelang IMF-World Bank Annual Meeting, Bandara Ngurah Rai Siapkan 2.000 Petugas Keamanan Menurut Rizal, seharusnya pemerintah dapat menghemat biaya penyelenggaraan pertemuan sebagai bentuk keprihatinan atas bencana yang melanda Lombok, Palu dan Donggala.

“Kami sedih sekali, kok dalam suasana keprihatinan, bencana di Donggala, Palu, Lombok, kok semangat kemewahannya ini luar biasa,” ujar Rizal saat memberikan pernyataan pers seusai pertemuan.

“Kita ini negara yang lagi susah, yang lagi banyak bencana. Jangan dong. Kasih tunjuk bahwa kita prihatin,” ucapnya. Rizal mengatakan, biaya sebesar Rp 855,5 miliar atau setara dengan 70 juta dollar AS, lebih dari cukup untuk menyelenggarakan sebuah konferensi internasional. Berkaca pada pengalaman negara lain, kata Rizal, penyelenggaraan konferensi internasional biasanya hanya menghabiskan biaya 10 juta Dollar AS.

Lihat Juga :  Kabel Power 21 Tahun Diganti, 19 Mei Air PDAM Mati 6 Jam

Tempo.co  melaporkan bahwa,  PT Blue Bird Tbk., perusahaan operator taksi terbesar di Indonesia, akan menyiapkan 430 unit mobil tipe sedan Toyota Camry dan Mercedes-Benz E200 untuk mendukung perhelatan IMF – World Bank 2018 yang diadakan di Bali pada 6-15 Oktober 2018.

 Maria Lihawa, Vice President of Central Operations Division at PT Blue Bird Tbk., mengatakan bahwa Blue Bird mendapatkan kepercayaan untuk membantu perhelatan IMF-WB 2018 di Bali dengan menyediakan 430 unit sedan Toyota Camry dan Mercedes-Benz E200.

“Standar dari kedua mobil sesuai dengan standar perusahaan, begitu pula dengan pelayanan yang sesuai dengan standar layanan Limousine dari Goldenbird,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis 4 November 2018.

Lebih lanjut, Blue Bird bersama dengan panitia melakukan seleksi pemilihan dan pelatihan khusus untuk setiap pengemudi guna memastikan kelancaran acara.

Berdasarkan pantauan Bisnis, Rabu 3 Oktober 2018, sebanyak 215 mobil sedan yang akan digunakan oleh delegasi IMF-WB 2018 telah terpakir rapi di Lapangan Lagoon, Nusa Dua, Bali. Lapangan ini memang sehari-hari menjadi lokasi parkir sejumlah mobil pengangkut wisatawan.

Editor: Bangun Lubis

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *