PALEMBANG

Perempuan Sudah Mengambil  Peran Dalam Aksi Terorisme

SIBERNAS.com, Palembang – Selama ini aksi teroris kita lontarkan kepada kaum laki-laki saja,namun  dari hasil penelitian bahwa kaum perempuan sudah mengambil alih  menjadi pelaku terorsime, pernyataan itu disampaikan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera Selatan (Sumsel) Dr Periansyah, dalam diskusi pencegahan radikalisme dan terorisme dengan tema Perempuan Agen Perdamaian di Hotel Aryaduta Hotel, Kamis (28/3/2019).

Menurutnya, penelitian yang dilakukan Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC), bahwa perempuan sudah mengambil alih menjadi pelaku teror. Palembang masuk kategori sedang, belum termasuk kategori tinggi.

“Perempuan menjadi penting untuk menggerakkan agar jangan sampai terjadi hal-hal negatif di keluarga,” kata dia.

Melalui kegiatan ini dia berharap dapat bersinergi dalam pencegahan terorisme sampai ke seluruh daerah paling jauh.

Lihat Juga :  Capaian Vaksin Anak Baru 39%, Ini Penyebabnya!

“Kami harap kegiatan ini dapat menjadi stimulan kepada akar rumput dalam pencegahan radikalisme dan terorisme,” harap dia.

Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ir Hamli mengharapkan, kaum Ibu bisa membantu dalam pencegahan terorisme ini.

“Agama-agama lain juga sudah pernah melakukan teror, jadi terorisme bukan hanya Islam. Kita harus sama-sama mewaspadai potensi munculnya radikalisme dan terorisme,” pungkas Hamli.

Diskusi tersebut diikuti perempuan dari berbagai organisasi yang begitu antusias mengikuti pelibatan perempuan dalam pencegahan radikalisme.

Hadir dalam kesempatan itu, Asisten 3 Pemprov Sumsel Edward Juliarta, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda)Brigjen TNI Rudi PM, Dansat Brimob Polda Kombes Pol Yuri Karsono, SIk, Kabid Perempuan dan Anak FKPT Issabella.  Kegiatan ini dihadiri110 peserta.

Lihat Juga :  Dapat Nilai Kuning, Pelayanan Publik Pemkot Palembang Kurang Memuaskan

Penulis : Zahid Blandino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *