EKONOMI

Pendapatan Pajak PBBKB Sulit Capai 100 Persen

Sibernas.com, Palembang-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumsel optimis bisa mencapai penerimaan pajak hingga 100 persen hingga Desember mendatang. Pasalnya, total pendapatan pajak yang sudah terealisasi hingga 20 November sudah mencapai 83,84 persen.

Kabid Pajak Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumsel Emmy Surawahyuni mengatakan, Pendapatan hingga 20 November dari pajak kendaraan bermotor (PKB) 93 persen, bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) 94,35 persen, pajak air permukaan (PAP) 87,24 persen, pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) 66,58 persen dan pajak rokok 86,99 persen.

“Untuk PBBKB masih kecil karena penenerimaan pajaknya diterima pada tanggal 25 setiap bulannya. Jadi penerimaan PBBKB sebesar 66,58 persen itu masih laporan bulan Oktober. Untuk bulan November baru dilaporkan tanggal 25 November nanti,” katanya.

Lihat Juga :  Siap-Siap Tarif Listrik Warga Menengah Atas di 2022 Naik!

Emmy mengungkap, pihaknya optimis untuk total penerimaan pajak secara keseluruhan bisa mencapai 100 persen. Namun untuk PBBKB agak sulit mencapai 100 persen, karena peningkatan target yang tinggi dibandingkan pajak yang lain.

“Untuk target PBBKB itu tinggi mencapai Rp1,1 triliun. Sedangkan untuk PKB Rp900 miliar, BBNKB sekitar Rp800 miliar. Jadi jika dibandingkan dengan jenis pajak lainnya, PBBKB targetnya lebih tinggi,” terangnya.

Ketika ditanya upaya untuk mencapai PKB dan BBNKB hingga 100 persen atau bahkan lebih, Emmy menerangkan, Bependa ada program pemutihan, ini bisa menjadi penyumbang terbesar.

“Kita ada door to door bagi yang menunggak pajak. Kemudian ada razia kendaraan bermotor dengan menggandeng polisi dan jasa raharja, dan razia STNK yang belum sah. Kita juga ada monitoring kesamsatan apakah sudah sudah berjalan sesuai aturan,” katanya.

Lihat Juga :  Siap-siap! Mulai 1 Januari 2022, Minyak Goreng Curah Bakal Hilang Dipasaran

Dia mengimbau masyarakat manfaatkanlah program pemutihan, walaupun penghapusan denda dan bunga. Dengan membayar pajak maka pembangunan akan dapat dilakukan dengan maksimal.

Reporter: Yanti
Editor: Ferly M

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close