EKONOMI

Pemprov Sumsel Dukung UMKM Menuju Digitalisasi

Sibernas.com, Palembang-Program pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan tema ‘UMKM Bangkit, UMKM Go To Digitalisasi’ yang diselenggarakan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) di Gedung Grand Atiyasa, Kamis (25/11/2021).

Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumsel Dr Ekowati mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan PT Askrindo. Diharapkan ini menjadi motivasi bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengikuti kegiatan seperti ini.

“UMKM di Sumsel lebih dari 2 juta, artinya untuk mendampingi itu tidak hanya dilakukan hanya satu perusahaan seperti Askrindo. Ini menginisiasi perusahaan lain dan sudah dilakukan bank lain,” katanya.

Dalam kesempatan ini, dia mengajak pengusaha milik pemerintah dan swasta berkontribusi membantu
UMKM dalam meningkatkan skillnya menuju ditigalisasi. Serta merubah mainset agar UMKM berubah sesuai zaman mengikuti era digital, bukan zaman mengikuti kita.

Lihat Juga :  Siap-Siap Tarif Listrik Warga Menengah Atas di 2022 Naik!

Ekowati mengatakan, untuk dukungan Pemprov Sumsel terhadap UMKM sudah ada banyak pelatihan. Tapi dengan 2 juta UMKM tidak tercover semua.

“Pemprov ada program internet masuk desa, sehingga UMKM di desa masuk digital. Kita ada market place, kita sudah kerjasama dengan buka lapak, tokopedia. Semua bisa buka lapak di sana, UMKM agar terampil menggunakan gadgetnya,” katanya.

“Sekarang era digital, kita berubah mengikuti digital, kalau tidak habis. Harapan kita semakin banyak UMKM memasarkan ke market place atau paling tidak di media sosialnya sendiri. Apalagi di masa pandemi, ada keterbasan untuk bertemu jadi bisa memasarkan produk UMKM melalui digital,” tambahnya.

Pimpinan Kanwil IV Askrindo
Hendri Sabar T Manurung mengatakan, Askrindo diberi tugas membangkitkan UMKM. Sejak berdiri pada tahun 1971, Askrindo fokus meningkatkan UMKM di Indonesia, dan saat ini pemerintah ingin mendukung UMKM lebih modern.

Lihat Juga :  Siap-siap! Mulai 1 Januari 2022, Minyak Goreng Curah Bakal Hilang Dipasaran

“Askrindo ini lembaga penjamin, dan UMKM yang melakukan pinjaman ke bank tetap harus melakukan pembayaran kreditnya. Askrindo sebagai mitigasi risiko, agar bank tetap berputar dan diberikan kesempatan ke UMKM untuk mengembalikan angsuran. Kita menjaga NPL bank tersebut, jadi tetap ada kewajiban umkm mengembalikan uang yang dipinjam,” terangnya.

“Kita mendukung UMKM yang belum masuk perbankan menjadi bankabel. Jadi UMKM bisa mengajukan pinjaman ke perbankan, dan perbankan buat assement. Kemudian baru perbankan melakukan pengajuan penjaminan ke Askrindo,” katanya.

Kabag Operasional bagian Penjamin Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kantor Pusat Askrindo Purwadi menambahkan, Askrindo menjamin UMKM yang belum Bankable menjadi Bankable.

“Jadi Askrindo ini lembaga penjamin. Sehingga UMKM meningkat pertumbuhan ekonomi juga meningkat,” katanya.

Reporter: Yanti
Editor: Ferly M

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close