SUMSEL

Pembagunan Jalan Tol Palembang-Betung Ditarget Selesai Desember 2021

Sibernas.com, Palembang-Pembangunan jalan Tol Trans Sumatera ruas Palembang-Betung di Desa Mainan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) ditargetkan akan selesai pada Desember 2021. Hal ini diungkapkan Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hedy Rahadian saat menghadiri Groundbreaking pembangunan jalan tol Trans Sumatra ruas Palembang-Betung di Desa Mainan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (15/10/2020).

Hedy mengatakan pihaknya terus berupaya mengghubungkan akses dari Aceh sampai Lampung dengan adanya Tol Trans Sumatra. “Kita rencanakan backbone ini bisa selesai hingga 2024 mendatang. Dan untuk Palembang ke Lampung saat ini sudah terkoneksi. Sekarang kita sedang mengebut pengerjaan tol Palembang-Betung dan targetnya selesai pada Desember 2021 mendatang,” katanya

Lanjutnya, kehadiran infrastruktur jalan bebas hambatan merupakan instrumen untuk pengembangan wilayah. Pemerintah berharap aktivitas ekonomi di sepanjang koridor jalan tol dapat meningkat. Bahkan, saat ini konsep yang digagas pemerintah adalah beyond toll, di mana bertujuan untuk membangun pusat pertumbuhan ekonomi di sepanjang jalan tol. “Dengan adanya tol Palembang-Betung ini, dapat menghemat waktu dari 2 jam menjadi 30 menit saja,” ujar Hedy

Lihat Juga :  1.962 Peserta Sudah Mendaftar Ikuti Event Sriwijaya Ranau Grand Fondo

Hedy menjelaskan, tol ini akan beroperasi untuk memperlancar transportasi dari Lampung hingga Palembang dan Betung. Secara keseluruhan, tol Kayu Agung-Palembang-Betung memiliki panjang 111,69 kilometer, yang digarap anak usaha PT Waskita Sriwijaya Toll. “Tol ini terdiri dalam tiga seksi, yakni seksi I adalah Kayu Agung—Jakabaring sepanjang 34 km. Ruas tersebut telah beroperasi sejak April 2020. Selanjutnya, seksi 2 adalah Jakabaring-Kramasan sepanjang 8,50 km yang saat ini sedang dalam tahap konstruksi. Perusahaan menargetkan seksi 2 rampung beroperasi pada Desember 2020. Kemudian, seksi 3 yakni ruas Kramasan (Palembang)-Betung sepanjang 69,19 km. Ruas yang bakal menambah konektivitas ke provinsi tetangga, Jambi, tersebut ditarget beroperasi pada Desember 2021,” jelasnya

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan jalan yang menghubungkan Palembang ke Betung memang sudah padat, dan sangat dibutuhkan adanya tol. “Kami masyarakat Sumsel sangat berterimakasih dengan pemerintah pusat yang sudah memprioritaskan pembangunan Tol Trans Sumatra ini. Karena ini memang dibutuhkan masyarakat, sebab jalan lintas kita selama ini memang sudah cukup padat,” katanya

Lihat Juga :  kronologi dan Daftar Nama Korban Longsor di Muara Enim

Lanjutnya, Palembang-Betung ini sangat vital. Saat ini jalan lintas timur di Sumsel sudah cukup mantap. Dan semenjak adanya dua ruas tol Palembang-Indralaya dan Palembang-Kayu Agung, semakin terasa manfaatnya. “Dulu jika ada mobil yang hambatan di jalan seperti pecah ban, akan membuat macet berkilo-kilometer. Saat ini alhamdulillah, sudah lancar karena adanya perbaikan jalan nasional. Apalagi jika sampai tol sudah beroperasi penuh, tentu akan sangat mendukung mobilitas dari Lampung ke Palembang,” ujar Deru

Deru mengungkapkan, dengan adanya tol ini tentu akan dapat mengurai kemacetan di jalan lintas di Sumsel. “Pembangunan tol ini merupakan solusi untuk mengurai kemaceran yang sering terjadi di Palembang-Betung dan semoga dengan ini juga dapat mendorong peningkatan ekonomi di wilayah Sumsel dan tentunya memberikan kenyamanan berkendara bagi masyarakat,” ungkapnya seraya menambahkan pihaknya berharap agar pembangunan tol ini bisa selesai sesuai dengan target yang ditetapkan yakni Desember 2021 mendatang.

Reportet : Maulana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close