SUMSEL

PDHI dan KAGAMA Salurkan 2 Ton Lebih Telur Ayam

Sibernas.com, Palembang-Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Sumsel dan Keluarga Alumni Gajah Mada (KAGAMA) Sumsel menyalurkan telur sebanyak 2 ton 280 kilogram atau 152 kotak telur untuk anak-anak di 19 sekolah dasar (SD) dan rumah tahfiz.

Ketua Umum PDHI Sumsel Dr drh Jafrizal, MM, mengatakan,19 SD tersebut terbagi dari 9 SD yang ada di Kota Palembang, 5 SD yang ada di Kabupaten Banyuasin, dan 5 SD yang ada di Kabupaten Ogan Ilir. Masing-masing sekolah mendapatkan 120 kilogram.

“Ini bentuk nyata kepedulian KAGAMA Sumsel dan PDHI Sumsel untuk mengentaskan stunting dan meningkatkan gizi yang di berikan untuk anak-anak sekolah di masa pandemi Covid-19,” ujar Jafrizal saat diwawancarai di Universitas Taman Siswa (Tamsis) Palembang, Rabu (22/9/2021).

Jafrizal yang juga Ketua KAGAMA Sumsel mengatakan, mereka menghimpun donasi telur dari Anggota KAGAMA Sumsel, Anggota PDHI, dan komunitas ayam petelur, di mana donasi terbanyak berasal dari peternak ayam.

Lihat Juga :  Pemerintah Dorong Aktivitas Ekonomi Gunakan Pedulilindungi

Terkait dengan masalah kesehatan, telur yang ada di Kota Palembang ini, belum ada satupun yang memiliki Sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV). NKV adalah sertifikat yang menjamin sanitasi dan higienis dari sebuah produk.

“Kendala yang dialami adalah karena peternak petelur itu kandang nya berada di kawasan pemukiman. Memang banyak peternak petelur namun itu statusnya di kawasan pemukiman,” kata dia.

“Untuk syarat mendapatkan sertifikat NKV harus ada izin usaha. Karena semua tidak ada yang mendapat kan izin usaha maka NKV juga tidak bisa,” Jafrizal menambahkan.

Untuk jumlah peternak telur di Sumsel ada sekitar 350 peternak telur, yang terdiri dari 50 peternak telur di Kota Palembang dan 300 peternak telur di Banyuasin. Untuk ciri ciri telur yang sehat yakni tidak ada kotorannya, cangkang masih utuh dan ujung telurnya bagus. Kemudian tidak busuk dan berasal dari peternak yang dikelola dengan baik.

Lihat Juga :  Dinas Kehutanan Sumsel Galakkan Program Rehabilitasi DAS

“Harusnya telur berasal dari peternak yang sudah disertifikasi NKV,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan Kota Palembang Juita Nolani mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan dari pihak PDHI Sumsel dan KAGAMA Sumsel untuk menunjuk 5 SD yang siswa dan gurunya berhak menerima bantuan donasi telur.

“Donasi telur ini kami berikan untuk 5 SD yang kami tunjuk, yakni SD Negeri 238, SD Negeri 41, SD Negeri 24, SD Negeri 25, dan SD Negeri 114 Kota Palembang. Kegiatan seperti ini memang perlu terus dilakukan dan rutin agar kita semua banyak tahu manfaat telur,” kata Juita.

Reporter: Yanti
Editor: Ferly M

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close