PALEMBANG

Palembang Kurang Lahan Pemakaman

SIBERNAS.com, Palembang РSudah dua periode jadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dari zaman Walikota Eddy Santana Putra sampai sekarang,  H. Kartak belum mendapatkan realisasi untuk penambahan lahan pemakaman yang pernah diajukan.

Padahal, saat ini lahan pemakaman menjadi kebutuhan mendesak, mengingat hampir seluruh kawasan pemakaman yang dimiliki Kota Palembang semuanya penuh.

“Ambulance untuk 14 Kecamatan sudah, tenda sudah, tapi lahan pemakaman belum. Saya sudah minta kerjasamanya Pemerintah Kota dan Pemeritah Provinsi,” ungkapnya politisi Partai Kebangkitan Rakyat (PKB) usai melakukan reses.

Pria yang akrab disapa Abah Kartak ini menerangkan, saat ini Palembang masih kekurangan lahan pemakaman, terutama untuk masyarakat di kawasan Seberang Ulu.

Lihat Juga :  Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda Jual Minyak Goreng Rp14.000 per 2 Liter

“Kita minta ada kerjasama Kota dan Provinsi, misalnya Pemerintah Provinsi yang menyediakan lahannya, Kota yang membangun. Terus buat pemakaman yang bagus seperti di Kebun Bunga, bukan yang kumuh,” ujarnya.

Abah Kartak sangat menyayangkan kurang seriusnya pemerintah terdahulu hingga sekarang terhadap lahan pemakaman. Hal itu dapat dilihat beberapa kali penganggaran batal direalisasikan.

Pernah dianggarkan Rp14 miliar ternyata batal, dengan alasan lahan pemakaman yang masuk kawasan Kabupaten Ogan Ilir (OI) tidak mendapat izin.

“Ada-ada saja masalahnya, bahkan batal terjadi karena soal retribusinya masuk kemana. Saat dianggarkan lagi dan sudah dianggarkan untuk ditimbun, lahannya bermasalah. Kami berharap Walikota yang sekarang serius dalam menangani masalah lahan pemakaman,” tandasnya. Dilansir dari¬†rmolsumsel.com,(17/12/2018).

Lihat Juga :  Gejala DBD dan Covid-19 Mirip, Segera Datangi Fasilitas Kesehatan Terdekat

Sementara itu, Walikota Palembang, Harnojoyo mengaku siap. Bahkan, saat saat sudah dianggarkan ternyata ada beberapa kendala, seperti lahan yang harus ditimbun dan lahan berada di kawasan Kabupaten OI.

“Kemarin kita sudah menganggarkan, untuk diwilayah kita harus di timbun, selanjutnya kita berkoordinasi dengan OI, ternyata mereka belum bersedia daerahnya dijadikan pemakaman,” ulasnya.

Meski begitu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berencana akan menganggarkan kembali untuk membuat pemakaman seperti di Sematang Borang.

“Kedepan kita akan kembali anggarkan, tidak masalah jika lahannya rawa, karena akan kita timbun. Dimana akan kita lakukan penimbunan secara bertahap. Dan kita juga akan meminta suport dengan Pemerintah Provinsi,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *