SUMSEL

Order Dicancel Terus Oleh Customer, Driver Gojek Ini Malah Dikeroyok

SIBERNAS.com,Palembang – Driver Muhammad Aldi (33) di keroyok lima orang tidak dikenal, hal  terjadi karena Aldi  menanyakan  kenapa orderan  masuk ke aplikasinya terus di cancel oleh custumer  yang sama, namun  apa, Aldi malah jadi korban pengeroyokan, Minggu (14/4), sekitar pukul 18.00 WIB.

Akibatnya, warga Jalan Kauman, Perumahan Griya Alam Indah II, Sukabangun II, Kecamatan Sukarami ini mengalami luka jahitan di kepala. Tak hanya itu, luka juga di lengan atas dan tangan kiri, serta lebam di beberapa bagian tubuh. Saat itu, sebut korban, dirinya menerima orderan dari Bellaneshop di Jalan Sukabangun II, Kecamatan Sukarami, Palembang.

“Waktu aku nak konfirmasi, tapi pesanan Go-Jek-nya di-cancel oleh pengorder,” tuturnya saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Senin (15/4).

Lihat Juga :  Deru: Optimalkan Peran BPK dalam Pengelolaan Keuangan agar Berjalan Baik

Saat sore harinya, lanjut korban, dirinya kembali mendapat orderan dari pihak yang sama. Namun di-cancel lagi.

“Pas sore aku masih ngojek dan mengaktifkan aplikasi, dapat lagi orderan yang itu lagi tapi cancel lagi. Jadi ini sudah ketiga kalinya dia order namun di-cancel,” urainya.dilansir dari  sumeks.co

Karena sudah tiga kali mendapat order dan di-cancel, korban M Aldi coba mendatangi pihak pengorder.

Sesampainya di lokasi kejadian dan hendak menanyakan orderan, korban dihampiri oleh seorang pria yang mengaku kakak dari pengorder tersebut.

“Entah ngapo dio idak seneng karena aku datangi dan nanyoke orderan berulang uang di-cancel. Dio langsung cengkeram leher aku sambil manggil tukang parkir yang ado di deket situ mintak diambekke senjata tajam. Oleh tukang parkir itu diambeke kursi plastik,” tuturnya. Kemudian korban langsung dipukuli oleh kedua orang tersebut

Lihat Juga :  Tokoh Masyarakat Tungkal Jaya Curhat Ke Gubernur Sumsel

Kasatreskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit III SPK Ipda Herison membenarkan adanya laporan korban terkait pengeroyokan.

“Benar korban yang merupakan driver ojek online menjadi pengeroyokan oleh lima orang. Korban mengalami luka robek di kepala, di tangan, dan lebam. Laporan korban sudah ditindaklanjuti,” pungkasnya. (nni)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open