BERITA UTAMAKRIMINALITAS

Niat Tagih Hutang, Ibu Muda Nyaris Tewas, Kena Tusuk Tiga Lubang

Sibernas.com, Palembang-Nasib naas dialami seorang ibu muda bernama Desi Indah Puspita Sari (32). Dia nyaris tewas ditusuk oleh Fajri alias Mamat sebanyak tiga lubang dengan senjata tajam jenis pisau, saat hendak menagih hutang.

Kejadian berawal ketika korban mendatangi rumah pelaku di Jalan A Wahab, Lorong Putat, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Sabtu (17/7/2021), untuk menagih utang Rp1 juta kepada istri pelaku.

Saat sampai di rumah pelaku, korban memanggil istri pelaku tapi tidak ada jawaban. Sejurus kemudian, Fajri keluar dan langsung menyerang dengan pisau.
Korban sempat melarikan diri, namun dikejar hingga harus mengalami luka tusuk.

“Saya sempat melakukan perlawanan dengan melempar korban pakai batu. Namun, pelaku justru bertambah emosi dan menusuk saya sebanyak tiga kali di bagian perut,” kata Desi.

Lihat Juga :  Gara-Gara Pohon Kelapa, Pria di Palembang Habisi Nyawa Kakaknya dengan Bambu

Untungnya saat kejadian ada warga yang melihat, dan dia langsung dibawa ke RSUD BARI Palembang. Setelah mendapat perawatan, Desi menghubungi suaminya dan memberitahukan kejadian yang menimpanya.

“Setelah suami saya datang ke rumah sakit, dan melihat keadaan saya, dia langsung melapor ke Polrestabes Palembang,” ujarnya.

Sementara suami korban, Feri Andrian (31) mengatakan, tidak mengetahui secara pasti kejadian yang menimpa istrinya.

“Saya mendapat telpon orang disuruh untuk pulang, karena istri saya ditusuk. Sampai di rumah ternyata istri saya sudah dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Mendapat laporan korban, Anggota Satreskrim Polrestabes Palembang langsung menindak lanjuti laporan tersebut, dan dalam hitungan jam pelaku berhasil diamankan di rumahnya tanpa perlawanan.

Lihat Juga :  Setelah Kasus Migas, Alex Noerdin Kembali Tersangka Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya

“Benar, pelakunya sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan,” kata Kasatreskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi.

Menurut pengakuan tersangka, kata Tri, dia menusuk korban lantaran kesal dengan perilakunya saat menagih hutang.

“Jadi, motifnya tersangka kesal kepada korban karena menagih hutang dengan mengeluarkan ucapan yang menyinggung tersangka,” katanya.

Editor: Zahid Blandino

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close