PALEMBANG

Ngopi di Stand ZAKKOPY Rumah Zakat Sambil Donasi untuk Palestina

SIBERNAS.com, Palembang  – Gebyar Usaha Menengah Kecil Menengah (UMKM) 2020 yang diadakan oleh Asosiasi UMKM Indonesia (AKUMINDO) Sumatera Selatan di Halaman Musium Sultan Mahmud badarudin dimeriahkan puluhan UMKM yang mempromosikan produknya sejak 28-31 Januari 2020.

Dalam acara  tersebut turut dihadiri oleh wakil Walikota Palembang Hj Fitrianti Agustinda dan Gubernur sumatera Selatan H. Herman Deru.

ZAKKOPY salah satu UMKM asal Pagar Alam Binaan Rumah Zakat ikut meramaikan Gebyar ini.
Andre Owner ZAKKOPY mengatakan di standnya menyediakan kopi kemasan dan kopi tubruk yang siap dinikmati oleh Pengunjung.

“Pengunjung bisa menikmati kopi tubruk cuma bayar lima ribu segelas dan sudah termasuk berdonasi untuk Palestina. Untuk kopi kemasan dijual berpariasi harganya sesuai ukuran dan nama kopinya”, ujarnya.

Lihat Juga :  Mobil Toyota Rush Tabrak Pengendara Motor Hingga Terpental di Sekip Palembang

Menurut Andre ada lima jenis kopi yang ia pamerkan, ada kopi lanang, kopi fullwash, kopi pelangi, kopi natural dan kopi honey. Selain itu, ia juga memamerkan kopi utuh green bean (yang masih mentah) dan rost bean (sangrai).

“Kami membuka stand disini selama empat hari dari pagi sampai jam 8 malam. Beda zakkopy dengan kopi yang lain yaitu, kopi kita diolah dengan proses yang sangat steril dan langsung dari biji yang masih asli dan merah”, pungkasnya.

Ia menceritakan proses pembuatan zakkopy, awalnya ia langsung memilih biji yang sudah merah langsung. Setelah dipilih kopi akan direndam dan dijemur sampai kadar air 11 %.”Setelah kering kopi kita sortir lagi biji terbaik dan langsung disangrai. Kopi yang sudah disangrai kita olah menjadi bubuk dan mengemas sendiri. Jadi semua biji pilihan dan proses kita yang lakukan sendiri”, tukas Andre.

Lihat Juga :  Flyover Simpang Sekip Bakalan Macet, BBPJN Siapkan Pengaturan Lalulintas

Sementara itu Sugandi Fasilator rumah Zakat di Pagar Alam menambahkan merk ZAKKOPY kepanjangan dari zakat kopi dan phylanthropy karena awalnya modal dari zakkopy ini bersumber dari dana zakat.
“Sehingga harapannya zakkopy ini bisa berdaya dan nanti bisa berzakat untuk membantu UMKM yang lain. Saat ini ZAKKOPY menerima dana Zakat maka nanti yang bayar Zakat”, tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *