BERITA UTAMAOLAHRAGA

Naturalisasi Hilton Terhambat Regulasi Usia?

SIBERNAS.com, PALEMBANG-Sriwijaya FC (SFC) terus berjuang untuk menyelesaikan proses naturalisasi Hilton Moreira. Bahkan, SFC meminta bantuan mantan manajer Ucok Hidayat, yang sudah berpengalaman saat mengurus naturalisasi Alberto Goncalves dan Esteban Vizcarra.

Namun, dikabarkan proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI)masih terkendala karena usia Hilton yang telah melebihi batas regulasi 35 tahun. Seperti diketahui, Hilton kini sudah berusia 38 tahun.

Sementara sebelumnya Ucok Hidayat yang dipercaya untuk menyelesaikan proses ini mengungkapkan, butuh waktu satu bulan untuk menyelesaikan naturalisasi Hilton.

“Hilton masih menyiapkan persyaratan administrasi, seperti Kartu Ijin Tinggal Terbatas (KITAS) dan lain-lain,” kata Ucok.

Di sisi lain, Hilton sedang murka karena disebut ketuaan sehingga tidak laku di kompetisi Liga 1, hingga akhirnya memilih bergabung dengan SFC. Kondisi ini pun membuat Hiton Moreira murka dan menuangkan kekecewaannya melalui postingan di akun Instagramnya, @hilthonmoreira10.

“Saya sudah lama bermain di Asia, Malaysia dan Indonesia. Saya sebagai gelandang, saya setiap tahun cetak sepuluh gol dan lima assist minimal, cukup berprestasi buat klub saya, apalagi pernah cetak 18 gol, 17 gol dalam satu liga saja,” ungkap Hilton.

Lihat Juga :  Dicap Pelatih Gagal Oleh PSSI, Shin Tae Yong Tersinggung

Adapun salah satu alasan yang membuat pesepakbola asal Sao Paulo itu kesulitan diterima di klub adalah karena faktor usia yang dinilai ‘ketuaan’. Tahun ini Hilton sudah mencapai usia 38 tahun, sementara tidak banyak pemain di Indonesia yang masih aktif di usia tersebut.

“Yang buat saya bingung, bagaimana orang-orang bisa menilai kualitas pemain dari umur atau kontribusi? Soal kontribusi saya cukup bagus, kalau umur nggak masalah buat saya karena saya dalam kondisi fisik kuat.
Setiap tahun tes fisik tim saya antara posisi nomor satu, dua atau tiga. Jadi itulah saya bingung sekali, kenapa nggak dapat peluang untuk membela tim di Liga Indonesia 2019,” tegas Hilton.

Lihat Juga :  Banjir Jadi Kolam Renang Dadakan Bagi Anak-Anak di Papera

Hilton Moreira sendiri telah malang melintang di berbagai klub Indonesia sejak tahun 2005 lalu, tepatnya saat didatangkan Deltras Sidoarjo. Sempat hijrah ke Penang FA di Liga Malaysia pada musim 2014-2016, Hilton memutuskan untuk kembali ke Tanah Air. Puncak karirnya bersama SFC saat mempersembahkan gelar juara Liga Super Indonesia musim 2011/2012.

Editor : Zahid Blandino

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open