BERITA UTAMASUMSEL

Mudik Lewat Jalintim, Waspadai Titik Rawan dan Jalur Kemacetan

SIBERNAS.com, KAYUAGUNG-Bagi masyarakat yang ingin mudik lebaran melalui jalur Jalan Lintas Timur (Jalintim) yang melintasi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) harus ekstra waspada. Pasalnya, Dinas Perhubungan (Dishub) setempat sudah memetakan jalur yang rawan kriminalitas dan kemacetan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten OKI Antonio Romadhon menjelaskan, ada beberapa titik rawan kecelakaan lalulintas dan kemacetan di Jalan Lintas Timur yang masuk dalam wilayah Kabupaten OKI.

Misalnya, daerah rawan kecelakaan di jalan nasional/ negara sepanjang 110 kilometer yang harus diwaspadai pemudik saat melintas, yakni di Desa Muara Baru, Air jernih, Jahe, Muara Brunai alas tutupan.

Selain itu masih ada 2 titik jalan negara di Lubuk Seberuk, 3 titik di Desa Tugu Jaya, Tugu Mulyo, 2 titik di Desa Bumi Agung, tikungan dan jembatan di Desa Tebing Suluh. Kemudian, pemudik perlu waspada saat melintas di Desa Debuk Rejo, karena jalan tersebut merupakan jalan yang menikung.

Lihat Juga :  Sumsel Akan Miliki ITS NU Sriwijaya

“Untuk lokasi rawan kemacetan di jalur jalan nasional sepanjang 110km. Kemudian daerah rawan kemacetan yakni, sepanjang 40km di wilayah Pasar Tumpah di Desa Lekis Rejo, terutama pada hari Jumat. Selanjutnya, Pasar Tumpah di Desa Batun pada hari Senin. Pasar Tumpah di Desa Jejawi pada hari Selasa. Pasar Tumpah di Desa Air Itam setiap hari dan Pasar Tumpah di Desa Tanjung Lubuk pada hari Senin,” kata Antonio, Selasa (28/5/2019).

Untuk mengantisipasi kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi kata Antonio, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan menyiagakan pos pengamanan (Pospam) di beberapa titik. Selain itu, dalam rangka mengurangi tingkat kecelakaan lalulintas, petugas Dishub melakukan pemasangan baliho imbauan agar berhati-hati saat melintas di jalan tikungan dan rawan kecelakaan.

Lihat Juga :  Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 4-1

“Kita juga mengharapkan kerja sama dengan pihak kecamatan agar membantu mengaktifkan hansip kecamatan untuk membantu mengatur lalulintas di lokasi-lokasi pasar tumpah. Pastinya kita juga bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk melakukan pengamanan ini,” jelasnya.

Saat ditanya apakah Jalan Tol Kayuagung-Lampung sudah dibuka, Antonio menjelaskan, untuk hari ini belum dibuka secara umum.

“Hari ini belum. Rencananya besok baru akan dibuka untuk jalur mudik hari raya Idul fitri 1440 Hijriah jelasnya.

Pantauan di lapangan, kondisi arus mudik jalan negara atau lintas timur yang ada di wilayah Kabupaten OKI masih terlihat normal. Meski kendaraan padat, belum terlihat lonjakan kendaraan. Sementara jalan tol, sudah mulai digunakan warga karena lebih efisien dan mempersingkat waktu.

Reporter : Amrina
Editor : Zahid Blandino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *