KALAM

Mengenal Penyakit Ain, Masalah Serius Bagi Umat Islam

Sibernas.com,- Bagi sebagian umat Muslim penyakin ain mungkin sudah bukan sesuatu yang asing. Penyakit ain ini merupakan gangguan yang disebabkan oleh pandangan mata.

Penyakit ini juga diketahui bisa memengaruhi perasaan dan pikiran yang berdampak negatif bagi kesehatan. Lebih lanjut kondisi ini bisa menyebabkan berbagai gangguan penyakit fisik yang berbahaya hingga mengancam nyawa.

Ain adalah penyakit atau gangguan yang disebabkan pandangan mata. Pernah dijelaskan oleh Al Lajnah Ad Daimah, bahwa penyakit ain berasal dari kata ‘aana – ya’iinu yang berarti terkena sesuatu hal dari mata.

Rasulullah SAW telah menganjurkan umatnya untuk meminta perlindungan kepada Allah SWT dari gangguan atau penyakit yang menimpa anak pada hari kelahirannya. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Muslim sebagai berikut:

Dari Aisyah radhiallahu’anha, ia berkata:

كانَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ يَأْمُرُنِي أَنْ أَسْتَرْقِيَ مِنَ العَيْنِ

“Dahulu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam memintaku agar aku diruqyah untuk menyembuhkan ‘ain.” (HR. Muslim).

Dikutip dari buku ‘Thibbun Nabawi’ oleh M. Saifudin Hakim & Siti Aisyah Ismail, penyakit ain adalah penyakit yang disebabkan oleh pandangan mata orang yang hasad (dengki) atau kagum (takjub) kepada anak-anak.

Dalam sebuah hadits riwayat Muslim, dijelaskan bahwa penyakit ain itu nyata kebenarannya. Untuk itu Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menerimanya.

“(Pengaruh) ‘ain itu nyata (benar).” (HR. Muslim No. 2187)

Imam Muslim dalam riwayatnya yang lain menjelaskan lebih lanjut sebagai berikut:

العين حق، ولو كان شيء سابق القدر سبقته العين

“Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa.” (HR. Muslim No. 2188).

Orang yang terkena penyakit ain akan mengalami gangguan bahkan kematian. Sebagaimana dijelaskan oleh Al Lajnah Ad Daimah dalam fatwanya sebagai berikut:

Lihat Juga :  Niat, Tata Cara, dan Doa Tayamum Pengganti Wudhu yang Benar

مأخوذة من عان يَعين إذا أصابه بعينه ، وأصلها : من إعجاب العائن بالشيء ، ثم تَتبعه كيفية نفْسه الخبيثة ، ثم تستعين على تنفيذ سمها بنظرها إلى المَعِين

Artinya: “Ain dari kata ‘aana – ya’iinu yang artinya: terkena sesuatu hal dari mata. Asalnya dari kekaguman orang yang melihat sesuatu, lalu diikuti oleh respons jiwa yang negatif, lalu jiwa tersebut menggunakan media pandangan mata untuk menyalurkan racunnya kepada yang dipandang tersebut. (Fatwa Al Lajnah Ad Daimah, 1/271).

Allah SWT juga telah menjelaskan penyakit ain lewat firman-Nya pada QS. Al Falaq. Meskipun surat tersebut tidak mendefinisikan secara gamblang arti ain, namun Allah memberikan pemahaman dan cara menghindari penyakit dengki tersebut.

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ (1) مِن شَرِّ مَا خَلَقَ (2) وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (3) وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِى ٱلْعُقَدِ (4)وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (5)

Artinya: “Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang mengembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.” (QS. Al Falaq: 1-5).

Apa Penyebab Penyakit Ain?

Setelah mengetahui pengertian penyakit ain, berikutnya perlu diketahui hal apa yang menjadi penyebab penyakit ain. Dikatakan, penyakit ‘ain terjadi akibat adanya hasad atau perasaan iri dan dengki atas sesuatu hal yang dimiliki orang lain.

Lihat Juga :  5 Doa Mustajab Agar Anak Pintar dan Soleh Soleha

Orang yang memiliki hasad kepada orang lain, akan memandang orang tersebut dengan pandangan yang penuh kebencian. Hal inilah yang bisa menyebabkan berbagai gangguan ain yang mengancam kesehatan hingga nyawa seseorang.

Meski penyakit ain sangatlah berbahaya, terobsesi atau memiliki ketakutan berlebihan mengenai penyakit ain itu sendiri pun adalah sebuah penyakit. Hal tersebut dikarenakan paranoid bisa menjadikan kita sulit berpikit mengenai rencana baik Allah.

Cara Mencegah Penyakit Ain

Asal penyakit ain ini adalah adanya hasad atau perasaan iri dan dengki atas sesuatu yang dimiliki orang lain. Orang yang memiliki perasaan tersebut tentunya akan memiliki pandangan yang penuh kebencian atas kebahagiaan seseorang. Cara mencegah penyakit ain adalah dengan mendoakan keberkahan bagi baginya dan senantiasa meminta perlindungan oleh Allah SWT.

Dilansir dari Islamic Finder, beberapa surah yang bisa dibaca untuk menghindari kita dari penyakit ain adalah Surat al-Falaq, Surat an-Naas, Surat al-Ikhlaas, Surat al-Fatiha, Ayat ul-Kursi
Surat Baqarah.

Dengan membiaaskan diri membaca Surat al-Falaq, Surat an-Naas serta al-Ikhlaas di pagi dan sore hari pun sangatlah baik untuk kesehatan jiwa.

“Qul huwallahu ahad’ dan Muwaidaitain'[al-Falaq dan an-Naas] ketika Anda memasuki malam dan ketika Anda bangun di pagi hari tiga kali dan itu akan melindungi Anda dari segalanya.” (Tirmidzi 3575).

Editor: Ferly M

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close