BERITA UTAMASRIWIJAYA FC
Trending

Masuk Grup A, Ini Calon Lawan Sriwijaya FC

Sibernas.com, Palembang-Sriwijaya FC (SFC) sudah dipastikan tergabung dalam Grup A di babak delapan besar Liga 2 2019, bersama Persita Tangerang yang finish di posisi puncak klasemen akhir Wilayah Timur dengan 42 poin. Persita unggul selisih gol dari Persiraja Banda Aceh yang juga mendapatkan poin sama.

Sesuai regulasi, peringkat 1 dan 3 Wilayah Timur, yakni Persita dan SFC akan bertemu runner up dan peringkat keempat dari Wilayah Timur, yang sekarang masih bergulir karena masih menyisakan dua pertandingan lagi.

Saat ini, Persik Kediri masih memimpin klasemen sementara Wilayah Timur dengan 33 poin dari 20 pertandingan. Disusul Persewar Maropen peringkat kedua dengan 31 poin hasil 19 pertandingan, serta Mitra Kukar di posisi ketiga. Mitra Kukar mengumpulkan 30 poin hasil 19 pertandingan. Ketiga tim tersebut sudah lolos ke babak delapan besar.

Lihat Juga :  Dodi Reza Alex Bawa Uang Rp1,5 M ke Jakarta, KPK: Untuk Apa?

Satu tiket tersisa di posisi empat masih diperebutkan tiga tim lain, yakni Martapura FC (28 poin), Persis Solo (27 poin) dan PSIM Yogyakarta (27 poin). Ketiga tim itu akan memperebutkan satu tiket terakhir pada laga pamungkas, Senin (21/10/2019).

“Meski kalah di laga terakhir SFC masih lolos ke delapan besar, dan kita harus segera berbenah, karena persaingan di delapan besar sangat berat dan ketat,” kata Pelatih SFC Kas Hartadi, Jumat (18/10/2019).

Kas mengaku, tidak terlalu mempersoalkan siapa lawan SFC di Grup A pada babak delapan besar. Baginya, siapapun lawannya harus dihadapi demi lolos ke semifinal.

“Yang baru ketahun adalah Persita sebagai pemuncak klasemen Wilayah Barat. Kalau tim di Wilayah Timur sepertinya posisi peringkat masih terus berubah karena masih tersisa satu pertandingan. Tapi siapapun lawannya kita siap, dan kita tidak pilih-pilih lawan,” tambah juru taktik asal Solo itu.

Lihat Juga :  Kenakan Rompi Tahanan KPK, Dodi Reza Alex Ditetapkan Tersangka Suap Infrastruktur

Kas sendiri cukup menyesalkan karena di babak delapan besar tidak ada penambahan bursa transfer pemain seperti musim lalu.

“Kami baru tahu soal aturan itu, karena musim lalu ada bursa transfer di delapan besar dan SFC masih ingin menambah pemain, tapi karena tidak ada kita akan memaksimalkan pemain yang ada. Saya masih optimis dengan skuad saat ini,” tutup dia.

Untuk diketahui, babak 8 besar Liga 2 2019 nanti akan menggunakan sistem pertandingan home & away dengan kompetisi penuh. Meskipun manajemen SFC sempat mengusulkan agar babak delapan besar menggunakan sistem home turnamen.

Reporter/Editor : Zahid Blandino

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close