SUMSEL

Lelang di Medsos Catut Jenderal, Korban hingga Warga Sumsel

SIBERNAS.com, Banyuasin – Pelaku penipuan menggunakan beragam modus untuk mengelabui korban dan mendapatkan segepok uang. Sosial media Facebook menjadi alat dan institusi Polri dicatut untuk meyakini korban.

Seperti yang dialami Cak Imin, warga Selat Penuguan, Banyuasin, Sumsel yang harus menjadi korban penipuan bermodus lelang melalui Facebook. Promo lelang barang otomotif itu mencatut anggota kepolisian hingga berpangkat jenderal di Semarang.

Cak imin menjelaskan, awalnya tertarik dengan promo melalui medsos, karena selaku penanggungjawab lelangnya anggota kepolisian dari Satlantas Semarang dengan identitas baik di KTP, KTA dan SIM atas nama Brigda Yosi Rakasiwi dengan selembar surat izin lelangnya berpangkat jendral di Polda Jawa Tengah.

Karena harga lelangnya terjangkau maka tertarik untuk membelinya, sehingga tanpa melakukan cek dan ricek,langsung memesan satu unit motor atau R2 senilai Rp 3 juta dan pembayaranya melaui transper rekening Bank BNI dua kali diangsur.

Lihat Juga :  MBJ Dorong Pengembangan UMKM Batanghari Leko Sumsel

‚ÄĚDana itu saya transper dua kali, pertama Rp 1,5 juta, kemudian tranper kedua Rp 1,5 juta dan dijanjikan barang itu setelah lunas akan dikirim pada hari Selasa (15/01) lalu, tapi sampai hari ini barang yang saya pesen tak kunjung tiba dan saya cek ke argo tidak ada dan saya tidak bisa lagi melacak keberadaan identitas penanggungjawab lelang tersebut, dan saya sadar bahwa sudah ditipu,” kata dia. Dilansir dari globalplanet.news,(22/1).

Cak Imin berharap dengan kejadian yang baru saja menimpa dirinya ini tidak ada korban lain, karena tergiur harga barang murah dan identitas yang meyakinkan melalui media sosial itu ternyata hanya sebagai sarana untuk penipuan. “Kita harus waspada,” sesalnya.

Lihat Juga :  Gubernur Sumsel Kukuhkan TPAKD se-Sumsel

Menanggapi penipuan ini, Kabag Ops Polres Banyuasin Kompol Nasution mengatakan, kejadian itu jelang penipuan, karena melalui media sosial para pelaku mencatut nama satuan aparat. Dia menegaskan, untuk lelang ada panitia tersendiri dan bukan dari kepolisian.

“Saya berpesan kepada warga dimana saja, khususnya bagi masyarakat dalam Kabupaten Banyuasin Sumsel jangan mudah terpancing dengan promo mudah dan harga murah yang ditawarkan melalui media sosial semacam itu,” pungkas dia.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *