SUMSEL

Ladang Ganja Dua Hektare Ditemukan Lagi di Empat Lawang

SIBERNAS.com, Empat LawangLadang ganja seluas dua hektare ditemukan di Perbukitan Lugoe Agung, Desa Landur, Kecamatan Pendopo, Empat Lawang, Sumsel Kamis (20/12). Petugas mengambil beberapa batang untuk barang bukti, dan ribuan lainnya langsung dimusnahkan.

Dua tersangka pemilik ladang ditangkap yakni Eko bin Mamit (35) dan Dayat bin Upor (35) warga Desa Landur. Penemuan ini merupakan yang kedua dalam sepekan terakhir di Empat Lawang. Sebelumnya Satres Narkoba Polres Empat Lawang menemukan ladang ganja seluas satu hektare di kawasan Talang Miungan, Kecamatan Talang Padang.

Kronologis Penemuan Ladang Ganja

Pukul 05.00 WIB personel Satres Narkoba Polres Empat Lawang dipimpin Ipda Krisna menuju lokasi yang diduga terdapat ladang ganja di Desa Landur.

Sampai di lokasi personel langsung melakukan penangkapan terhadap pemilik ladang, Eko dan Dayat. Saat diperiksa ternyata ganja yang ditanam tersangka mencapai 2000 batang dan sudah siap panen dengan tinggi mencapai 2 meter.

Lihat Juga :  Deru: Optimalkan Peran BPK dalam Pengelolaan Keuangan agar Berjalan Baik

Sekitar pukul 11.30 WIB, Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan bersama Kasat Res Narkoba AKP Joni Indra Jaya, Kasat Reskrim AKP Ismail, Kapolsek Muara Pinang Iptu Gunawan, Kapolsek Pendopo, Hariyanto, Danramil 405-05/Pendopo Kapten Inf Mulyadi, Kades Desa Landur dan personil Polres serta Koramil Pendopo meninjau lokasi ladang ganja.

Di lokasi tersebut, personel gabungan mencabuti semua batang ganja dan dibasmi dengan cara dibakar dan beberapa batang dibawa ke Polres Empat Lawang untuk barang bukti. Tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polres untuk penyidikan lebih lanjut.

“Polres Empat Lawang saat ini memang sedang memerangi peredaran narkoba, termasuk juga ladang ganja. Sebelumnya ditemukan di Batu Jungul, Talang Miungan dan sekarang di Desa Landur,” kata Kapolres, Kamis Malam (21/12).

Lihat Juga :  Tokoh Masyarakat Tungkal Jaya Curhat Ke Gubernur Sumsel

Diduga Masih Ada Ladang Lain

Para pelaku pemilik ladang ganja, lanjut Kapolres, akan ditindak tegas. Sedangkan pelaku lainnya yang masih DPO masih terus dilakukan penyelidikan dan diimbau para pelaku untuk menyerahkan diri.

“Ladang ganja ini masih terus dikembangkan untuk mencari lokasi-lokasi lainnya. Sebab diperkirakan masih ada lokasi ladang lainnya,” akunya.

Kasat Res Narkoba, AKP Joni Indra Jaya menambahkan, setelah sebelumnya berhasil menangkap pelaku pemilik ganja kering, pihaknya terus mengembangkan dan mencari lokasi ladang.

“Beberapa ada yang sudah dicabut pelaku, mungkin informasi sudah bocor. Tapi ada juga yang kita temukan ladangnya tapi pelakunya kabur. Tapi ini kita temukan ganjanya dan juga pemiliknya,” pungkasnya. Dilansir dari globalplanet.news,(21/12/2018).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open