NASIONAL

Kronologi Aksi kejar-kejaran Pakai Mobil dan Baku Tembak Perampok dengan Polisi, Satu Pelaku Tewas

SIBERNAS.com, Jawa Tengah – Video penembakan dan penangkapan kawanan perampok di Jalan Yogya Purworejo, Jawa Tengah, Senin (29/4/2019) Viral di media sosal. kejadian ini menjadi sorotan setelah diunggah di akun Facebook bernama Polsek Juwana_Hary Cops.

“Telah terjadi baku tembak antara polisi dengan perampok di daerah Popongan Purworejo… didepan Toko sumber rezeki jln. jogja

Tadi sore sekitar jam 15.00 wib. Repost @mitra_polisi_kita,” demikian caption video tersebut.Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo pun menjelaskan bawah komplotan ini sudah diintai selama berminggu-minggu.

Aksi kejar-kejaran di jalan dan diwarnai dengan tembakapan untuk menangkap komplotan perampok ini dilakukan jajaran Reskrim Polda DIY. Petugas mengejar komplotan pelaku yang mengendarai mobil dari wilayah Kulon Progo hingga Purworejo.

https://www.facebook.com/HaryPolisiPati/videos/383656335696969/?t=0

Proses kejar-kejaran dan saling tembak terjadi di daerah kawasan Pantai Glagah sampai Purworejo sejauh 35km.Meski ban mobil belakang pecah, para pelaku pun tidak menyerah. Akhirnya, mobil Avanza yang dikendarai para pelaku ini berhenti setelah menabrak truk.

Lihat Juga :  Sebelum Jokowi Teken Keppres Perpindahan IKN, Jakarta Masih Jadi Ibu Kota Negara

“Setelah ada kontak senjata, tidak cukup sampai di situ mereka melakukan perlawanan dengan melarikan diri,” jelas Hadi pada Selasa (30/4/2019).

Mobil para pelaku menjadi tidak stabil hingga akhirnya menabrak truk. Sehingga ada dua luka yang diderita pelaku, yaitu luka tembak dan luka akibat kecelakaan.

Meski terjadi adu tembak, tidak ada anggota polisi yang terluka.

“Para pelaku kita golongkan sadis. Kita amankan satu senjata api dengan sisa lima peluru,”

“Senjata api itu total bisa berisi 15 peluru kaliber 9mm,” imbuhnya. Dikutip SIBERNAS.com dari Tribun Jateng pada Kamis (2/5/2019),

1 Pelaku Tewas, 3 Terluka

Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto memaparkan identitas pelaku yaitu AD warga Bandung yang meninggal setelah dirawat di runag sakit. Kemudian ASS, warga Karawang yang mengalami luka tembak di bahu kan dan kiri serta patah tulang bahu kiri.

Lihat Juga :  Kemenag Hentikan Pengiriman Jamaah Umrah Tanah Air

SBH juga merupakan warga Karawang mengalami luka punggung kanan dan kaki kiri.Lalu ada FB, warga Ngawi yang mengalami luka tembak di paha kanan.

“Pelaku mengalami luka tembak yang banyak karena proses penangkapan itu diwarnai tembak menembak dengan anggota kita,” jelasnya.

Namun, Yulianto belum memastikan penyebab kematian AD karena belum dapat hasil pemeriksaan dokter. Sementara tiga pelaku lainnya masih dirawat di RS Bhayangkara.

“Meski mereka pelaku kejahatan, tetap harus dilakukan perawatan. Setelah itu akan dilakukan pemeriksaan,” terangnya.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *