NASIONAL

KPK Tangkap Kepala Daerah di Kepulauan Talaud, Apa Sebabnya

SIBERNAS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan OTT yang dilakukan tim penindakan di Kabupaten Kepulauan Talaud, Selasa (30/4) pagi. Hal itu dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Selasa (30/4).

“Kami konfirmasi, ada tim penindakan KPK yang ditugaskan ke Manado dan Talaud pagi ini. Diduga telah terjadi transaksi terkait pengadaan atau proyek di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud,” kata Syarif saat dikonfirmasi, Selasa (30/4).

Syarif mengatakan KPK mengamankan dua orang dari daerah tersebut termasuk unsur kepala daerah. Keduanya sedang dalam perjalanan ke kantor KPK di Jakarta.

Ia mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) sejak Senin, (29/4) malam di Jakarta.

Lihat Juga :  Resmi, Tidak Ada Tes CPNS Tahun 2022

“Tim mengamankan empat orang pihak swasta di Jakarta dan saat ini sudah berada di kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan,” kata Laode. DikutipĀ  dari cnnindonesiacom (30/4)

Ia menduga ada hadiah yang diberikan berupa tas, jam, dan perhiasan berlian dengan nilai ratusan juta rupiah. Pihak KPK belum menjelaskan lebih rinci terkait dengan penindakan ini.

“KPK diberikan waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan tersebut. Perkembangan proses ini lebih lanjut akan disampaikan pada Konferensi Pers di KPK,” kata Syarif.

Sebelumnya dikabarkan Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip ditangkap penyidik KPK.

Seorang pejabat Pemkab Kepualauan Talaud yang enggan disebutkan namanya membenarkan penangkapan Manalip. Penangkapan dilakukan di Kantor Bupati sekitar pukul 11.20 Wita.

Lihat Juga :  Setelah 2023, Pemerintah Pastikan Tidak Ada Lagi Tenaga Honorer

Diduga penangkapan Manalip terkait dengan dugaan korupsi APBD Kepulauan Talaud. (sah/gil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *