KALAM

Kemuliaan Salat Subuh Berjamaah yang Tidak Terulang di Salat Lain

Sibernas.com,-Waktu mengerjakan Subuh adalah waktu yang berat dan sulit. Banyak orang Muslim membiarkan diri begitu saja memilih mengistirahatkan dirinya sampai matahari terbit dan meninggalkan salat wajib. Padahal Rasulullah SAW mengkhususkan salat mulia ini dengan keistimewaan tunggal dan sifat-sifat tertentu yang tidak terulang pada salat lainnya.

Begitu istimewanya Salat Subuh. Lalu, apa yang menghalangi kita untuk menyingkap selimut dan mengakhiri tidur kita untuk melakukan Salat Subuh? Bukankah ibadah ini menjadi bagian yang begitu besar dibanding dunia seisinya?

Salah satu salat yang begitu berat untuk dilakukan bagi sebagian besar kaum Muslim, adalah Salat Subuh berjamaah. Namun walaupun berat untuk melaksanakannya, Salat Subuh berjamaah mempunyai banyak keutamaan yang luar biasa bagi ibadah kita. Salat yang agung ini benar-benar memiliki daya tarik, karena kedudukannya dalam Islam dan nilainya yang tinggi dalam syariat. Banyak sekali hadits yang mendorong untuk melaksanakan Salat Subuh dan menyanjung mereka yang menjaganya

Untuk mengetahui secara rinci bagaimana fadilah-fadilah dan kemuliaan Salat Subuh, maka mari kita baca dan renungkan penjalasannya sesuai dengan hadits Rasulullah SAW antara lain:

1. Mendapat berkah

Salat Subuh berjamaah berpeluang untuk mendapatkan berkah dari Allah SWT. Rasulullah SAW telah mendokan kepada umatnya agar mendapat berkah ketika melakukan aktivitas pagi, terlebih aktivitas wajib dan juga dilaksanakan berjamaah seperti Salat Subuh.

“Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibn Majah).

2. Terbukanya pintu rezeki

Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib RA : selepas salat subuh Rasulullah mendapati putrinya Fatimah tengah tertidur. Maka beliau membangunkannya dan mengatakan.

“Hai Fatimah bangun dan saksikanlah rizki Rabbmu, karena Allah membagi-bagikan rizki para hamba antara salat subuh dan terbitnya matahari” (HR. Al Mundziri).

Firman Allah: “Dirikanlah salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula Salat Subuh ). Sesungguhnya Salat Fajar (Subuh) itu disaksikan (oleh malaikat).” (Qs. Al-Isra’: 78).

3. Mendapat cahaya yang sempurna pada hari kiamat

Lihat Juga :  Enam Waktu Mustajab Dikabulkannya Doa

Kondisi pada waktu subuh pada umumnya masih gelap, walau dengan penerangan listrik yang ada dan kadang-kadang minim juga. Namun, dengan adanya kondisi seperti itulah justru terdapat ganjaran yang begitu besar dan luar biasa dari Allah SWT bagi manusia-manusia yang menuju masjid buat melaksanakan salat dengan cahaya yang sempurna di hari Kiamat kelak.

4. Mendapatkan ganjaran Salat Sepanjang Malam

Diriwayatkan Muslim dari Utsman bin Affan RA berkata; Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang Salat Isya` berjama’ah maka seolah-olah dia telah salat malam selama separuh malam. Dan barang siapa yang Salat Subuh berjamaah maka seolah-olah dia telah salat seluruh malamnya.” (HR. Muslim).

5. Dijanjikan masuk surga

Semua orang pasti menginginkan tempat kembali yang terbaik yaitu surga dengan segala kenikmatannya. Diriwayatkan dari Abu Musa Al-asy’ari berkata bahwa, Rasulullah SAW pernah bersabda :

“Barangsiapa yang mengerjakan Salat Bardain yaitu Saalat Subuh dan Ashar maka dia akan masuk surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).

6. Jamaah Salat Subuh dipersaksikan oleh malaikat.

Dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassallam bersabda:

“Malaikat bergantian melihat kalian pada siang dan malam. Para malaikat itu bertemu di Salat Subuh dan Salat Ashar. Kemudian yang bermalam dengan kalian naik (ke langit) dan ditanya oleh Rabb mereka, dan Dia lebih tahu keadaan hamba-hambaNya, Bagaimana kondisi hamba-hambaku ketika kalian tinggalkan?’ Para malaikat menjawab, ‘Kami meninggalkan mereka dalam keadaan salat, dan kami mendatangi mereka dalam keadaan salat.” (HR. Bukhari-Muslim).

7. Berpeluang mendapatkan pahala haji atau umrah bila berzikir hingga terbitnya matahari.

Bisa dibayangkan betapa besar ganjaran pahala yang didapatkan bila memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Dasar dari hal ini adalah keterangan dari Anas bin Malik Radhiallahu ‘anhu, dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassallam yang bersabda:

“Barang siapa yang salat Subuh berjamaah kemudian dia duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lantas Salat dua rakaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah, yang sempurna, sempurna, sempurna.” (HR. Tirmidzi).

8. Kesempatan untuk melaksanakan Salat Sunah Subuh.

Lihat Juga :  Hukum Menyingkat Penulisan Singkatan SWT dan SAW, Ulama pun Berbeda Pendapat

Kesempatan lain yang bisa didapatkan dengan mengupayakan Salat Subuh secara berjamaah adalah Salat Sunah Subuh dua rakaat. Salat Sunat Subuh dua rakaat ini punya kelebihan tersendiri yang disebutkan dalam hadits.

“Dua rakaat (Salat Sunah) Subuh lebih baik daripada dunia dan segala isinya.” (HR. Muslim dari Ummul MukmininAisyah Radhiallahu ‘anha).

9. Keselamatan dari siksa Neraka.

Keselamatan dari siksa Neraka berarti berita gembira tentang masuk Surga. Ganjaran ini tentunya berlaku bagi yang melaksanakan Salat Subuh secara sempurna (berjamaah). Mari perhatikan Hadits berikut:

Dari Umarah Radhiallahu ‘anhu berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassallam bersabda, ‘Tidak akan masuk Neraka seorang yang salat sebelum terbitnya matahari (Subuh) dan terbenamnya matahari (Ashar).”(HR. Muslim).

10. Kemenangan dengan melihat Allah Ta’ala pada hari Kiamat nanti.

Tentunya hal ini merupakan ganjaran terbesar yang dikaruniakan Allah kepada hamba-Nya.

Dari Jarir Bin Abdullah Al-Bajali Radhiallahu ‘anhu berkata, “Kami pernah duduk bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, kemudian beliau melihat ke bulan di malam purnama itu, Rasulullah bersabda, “Ketahuilah bahwa sesungguhnya kalian akan melihat kepada Rabb kalian sebagaimana kalian melihat kepada bulan ini. Kalian tidak terhalangi melihatnya. Bila kalian mampu untuk tidak meninggalkan shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, maka lakukanlah!” (HR. Bukhari-Muslim).

Kesimpulannya adalah ada dua waktu salat yang mempunyai keutamaan dibandingkan dengan shalat wajib lainnya yaitu Salat Subuh dan Ashar. Menurut pendapat para ulama, dua waktu tersebut adalah waktu yang sulit. Waktu Subuh adalah waktu dimana kebanyakan manusia sedang tidur dan waktu Ashar adalah waktu dimana sebagian besar manusia sedang sibuk mencari rezeki, sehingga di dua waktu ini Allah memberikan keutamaan yang lebih dibandingkan salat lainnya.

Semoga motivasi ini memicu kita untuk senantiasa bisa menjaga Salat Subuh secara berjamaah, bahkan menularkannya kepada saudara-saudara kita lainnya. Aamiin Aamiin ya Robbal’alamin. Wallahu’alam.

Editor: Ferly M

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close