SUMSEL

Kekerabatan Ganjal Penyelesaian Kasus Politik Uang

Orang terdekat ini masih punya hubungan kekerabatan, hubungan organisasi, atau kesukuan.

SIBERNAS.com, Pagaralam – Penyelesaian kasus politik uang (money politics) sulit dilakukan selama pelapor dan terlapor memiliki hubungan kekerabatan. Hubungan ini menyebabkan rasa segan bagi masyarakat untuk menjadi saksi kasus itu.

“Ada beberapa permasalahan terkait politik uang. Pertama, adalah siapa yang mau jadi saksi. Itu salah satu persoalan, karena politik uang itu dilakukan oleh orang terdekat. Orang terdekat ini masih punya hubungan kekerabatan, hubungan organisasi, atau kesukuan. Jadi kalaupun mereka mau melapor, mereka segan untuk melapor,” kata Koordinator Divisi Hukum Badan Pengawas Pemilihan Umum  (Bawaslu) Kota Pagaralam, Edy Budi Ahmadi, S.E., Kamis (28/03/2019).

Edy, yang dihubungi via Whats App, mengatakan bahwa Bawaslu siap menerima segala laporan masyarakat terkait politik uang. Namun, untuk menindaklanjuti proses laporan tersebut, Bawaslu perlu bukti dan saksi.

Lihat Juga :  Pelabuhan Tanjung Carat Masih Terkendala Pembebasan Lahan

“Bawaslu tentu siap. Apabila ada laporan, kita ubah jadi temuan. Ketika kita mulai proses, kan tentu harus ada bukti-bukti, ada barang yang diberikan, atau saksinya. Bawaslu tidak bisa jadi saksi karena kita jadi penemu. Tapi kan, ada orang lain ‘saya melihat dia ngasih ke dia’,” kata Edy.

Masyarakat harus meningkatkan keberaniannya untuk melaporkan jika ada politik uang. Dia juga menyinggung para caleg agar siap dicoret dari DCT jika diputuskan pengadilan terbukti melakukan politik uang.

“Menurut kami, masih ada yang harus ditingkatkan, yaitu keberanian masyarakat untuk mau menjadi pelapor. Juga kesiapan caleg bahwa konsekuensi yang muncul dari putusan itu misalnya, sampai sekarang itu pasal 285 misalnya, yaitu pencoretan dari DCT. Jadi kalau dia terbukti melanggar pasal 280, dan ada putusan dari pengadilan yang inkrah, itu dicoret dari DCT,” katanya.

Lihat Juga :  Waspada, 7 Sapi di Sumsel Positif Terserang Wabah PMK

Reporter: Aceng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *