BERITA UTAMASRIWIJAYA FC

Kejutan, PSPS Beri SFC Kekalahan Perdana di Liga 2

Sibernas.com, Pekanbaru-Sriwijaya FC (SFC) menelan kekalahan perdana di Liga 2 2021. Bertanding di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Rabu (17/11/2021) sore, Laskar Wong Kito takluk 0-1.

Sejak babak pertama, SFC langsung tampil menekan pertahanan PSPS Riau demi mencari gol cepat dan memuluskan langkah ke 8 besar. Namun ancaman pertama diberikan PSPS lewat Gusti Sandria di mana tendangan bebasnya hanya melambung di atas gawang SFC.

Permainan dengan tempo tinggi diperagakan kedua klub di 10 menit pertama ini. Keduanya saling berambisi menguasai bola demi menciptakan peluang.

Permainan dengan intensitas tinggi ini pun menghasilkan banyak pelanggaran. Ditambah lagi kondisi lapangan yang buruk akibat hujan membuat kedua tim sulit mengembangkan permainan. Hingga laga memasuki menit ke-20, kedua tim masih sulit menciptakan peluang matang.

Memasuki menit ke-30, PSPS mulai melakukan tekanan beruntun dengan Long Ball maupun situasi bola mati. SFC sejauh ini belum menciptakan peluang matang yang bisa berbuah gol.

Laskar Wong Kito pun terlihat kesulitan dalam membangun serangan yang ada baik dengan tusukan maupun umpan pendek. Hal ini memaksa SFC memainkan umpan panjang untuk menciptakan peluang.

Berbanding terbalik dengan SFC, PSPS memanfaatkan kesalahan lawan dan mencoba melakukan serangan balik dengan cepat. Namun Rizky Darmawan masih terlihat sigap dalam mengawal gawangnya.

Lihat Juga :  PSMS Janjikan Bonus Jika Kalahkan SFC di Laga Pamungkas

Memasuki lima menit terakhir waktu normal, tak ada peluang matang tercipta maupun tembakan tepat ke gawang yang dibuat kedua tim. Alhasil, babak pertama berakhir dengan skor kacamata untuk Sriwijaya FC dan PSPS Riau

Babak Kedua

Di awal babak kedua, kedua tim sama-sama melakukan pergantian pemain untuk menambah daya gedor dan mendapatkan gol di 45 menit kedua ini.

Tembakan pertama ke gawang di laga ini pun baru tercipta pada menit ke-52 usai penggawa SFC, Muhammad Nur Iskandar yang mudah saja diselamatkan Ismail Hanapi.

Tak sampai semenit, peluang itu dibalas PSPS lewat Kevin Dwi Julian yang melepaskan tembakan di depan gawang SFC. Naas sepakannya hanya membentur mistar gawang Rizky Darmawan.

Di menit ke-62, SFC mendapat petaka setelah sang kiper, Rizky Darmawan melakukan pelanggaran terhadap Andri Abubakar. Karenanya, wasit pun lantas menunjuk titik putih.

Hal ini memicu protes dari Nil Maizar dan seluruh pemain SFC karena adanya indikasi bahwa Andri Abubakar dalam posisi offside terlebih dahulu sebelum adanya pelanggaran.

Namun dalam tayangan ulang jelas terlihat bahwa Andri Abubakar berada dalam posisi onside. Meski demikian, para pemain SFC termasuk sang kiper memilih pergi ke tepi lapangan sehingga membuat laga terhenti sejenak.

Lihat Juga :  SFC Minta Lokasi Pertandingan Babak 8 Besar di Tempat Netral

Di menit ke-68, pertandingan dilanjutkan dengan tendangan penalti untuk PSPS. Fadau yang menjadi eksekutor pun berhasil menuntaskan tugasnya dan membuat Asykar Bertuah unggul 1-0.

Pasca gol tersebut, SFC langsung tersengat dan mencoba mengejar ketertinggalan. Serangan pun dilakukan Laskar Wong Kito ke pertahanan PSPS. Memasuki 10 menit terakhir, intensitas permainan begitu meningkat tajam di mana PSPS tak mau ketinggalan untuk mencecar pertahanan SFC yang keasyikan menyerang.

Beberapa peluang sempat tercipta untuk SFC dan PSPS. Namun kiper kedua tim bermain cukup apik dan masih fokus dalam menghalau bola masuk ke gawangnya. Di masa injury time, pemain SFC melakukan protes keras karena adanya indikasi pelanggaran hand ball yang dilakukan pemain PSPS.

Namun wasit mengabaikan indikasi tersebut sehingga para pemain SFC melakukan protes dan mengerubungi wasit. Dalam tayangan ulang memang nampak bola mengenai tangan pemain PSPS.

Hingga akhirnya, wasit pun meniup peluit panjang dan PSPS Riau berhasil mengamankan tiga poin atas SFC dengan skor tipis 1-0 yang membuat kans Asykar Bertuah untuk lolos ke-8 besar masih terjaga.

Editor: Ferly M

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close