KRIMINALITAS

Jagalah Aurat dan Kehormatanmu, Jangan Sampai Mengundang Orang Berbuat Jahat

Oleh Aminuddin
Pemerhati Keislaman

 

WAHAI saudari-saudariku..

Camkan lah ini…

AKHIR-akhir ini banyak kasus perko saan atau rudapaksa melanda dan terjadi di Tanah Air. Mulai dari santriwati, wanita ibu rumah tangga hingga perawat.

Tentu ini kabar buruk bukan saja buat korban dan anggota keluarganya tetapi juga ini menunjukkan tingkat pelecehan seksual dan kekerasan kepada kaum perempuan semakin hari semakin mengkhawatirkan.

Wahai saudari-saudariku..

Perkosaan itu terjadi karena 5 perkara, sebab.

1. Seductive Rape
Pemerkosaan terjadi karena pelaku merasa terangsang nafsu birahinya dan biasanya pemerkosaaan ini terjadi pada mereka yang sudah saling mengenal. Contohnya pemerkosaan oleh pacar, keluarga, teman atau orang-orang terdekat lainnya.

2. Sadistic Rape
Pemerkosaan yang dilakukan secara sadis dimana si pelaku akan merasa mendapatkan kepuasan seksual bukan karena bersetubuh. Tapi mendapatkan kepuasan dari cara penyiksaan terhadap korban yang tidak didapatkan dalam hubungan seksual secara normal.

3. Anger Rape
Pemerkosaan yang dilakukan untuk mengungkapkan rasa marahnya kepada korban. Kepuasan seksual bukan tujuan utama yang diharapkan pelaku, namun sekedar untuk melampiaskan rasa marahnya pada korban.

4 Domination Rape
Pemerkosaan ini hanya ingin menunjukan dominasinya pada korban dan pelaku hanya ingin menguasai korban secara seksual. Misalnya pemerkosaan majikan terhadap pembantunya.

5. Exploitation Rape
Pemerkosaan yang terjadi karena ada rasa ketergantungan korban terhadap pelaku baik secara ekonomi maupun sosial. Dan biasanya kasus ini terjadi tanpa adanya kekerasan oleh pelaku terhadap korban. Contohnya atasan terhadap bawahanya dan majikan terhadap pembantunya.

Dampak fisik
Ingatlah, setelah mengalami pe merkosaan, tentu ada beberapa cedera atau dampak fisik yang bisa dialami korban.

Antara lain sebagai berikut:

– Memar atau luka pada tubuh

– Pendarahan di vagina atau anus setelah dipenetrasi

– Kesulitan berjalan

– Sakit pada vagina, dubur, mulut, atau bagian tubuh lainnya

– Tulang patah atau terkilir

– Infeksi dan penyakit menular seksual

– Kehamilan yang tidak diinginkan

– Gangguan makan

– Dispareunia (nyeri saat atau setelah berhubungan seksual)

– Vaginismus, otot-otot vagina mengejang dan menutup dengan sendirinya

– Sakit kepala tensi kambuhan

– Gemetar

– Mual dan muntah

– Insomnia

– Kematian

– Hyperarousal

 

Dampak psikologi dan emosional
Selain fisik yang terluka, korban pemerkosaan juga bisa mengalami trauma psikologis dan emosional luar biasa.

Dampak psikologis pemerkosaan pada umumnya berwujud syok (mati rasa), penarikan diri (isolasi) karena malu atau ketakutan, depresi, agresi dan agitasi (mudah marah), mudah kaget dan terkejut, paranoid, disorientasi (kebingungan dan linglung), gangguan disosiasi, PTSD, hingga gangguan cemas atau gangguan panik.

Namun, antara satu orang dan yang lain bisa mengalami efek yang berbeda-beda tergantung pada bagaimana masing-masing merespon peristiwa traumatis tersebut.

Korban perkosaan juga dapat mengalami sindrom trauma perkosaan atau yang disebut Rape Trauma Syndrome (RTS).

RTS adalah bentuk turunan dari PTSD (gangguan stres pasca trauma) yang umumnya memengaruhi korban perempuan.

Gejalanya bisa meliputi campuran dari cedera fisik dan dampak trauma psikologis. Termasuk juga ingatan kilas balik (flashbacks) dari peristiwa nahas tersebut dan peningkatan frekuensi mimpi buruk.

Lihat Juga :  Sakit Hati, Angga Curi Tabung Gas Milik Bibinya

Berangkat dari keparahan dampak perkosaan yang mungkin dialami, banyak pula penyintas yang memiliki kecenderungan ingin bunuh diri. Mereka menganggap bunuh diri adalah cara terbaik untuk mengakhiri semua penderita.

Bagaimana dengan Islam?

Perempuan di dalam Islam harus dimuliakan dan dijaga martabat dan kehormatannya.

Islam mengharamkan segala bentuk kekerasan dan penindasan termasuk kejahatan seksual.

Allah SWT berfirman,

“… Dan janganlah kamu paksa hamba sahaya perempuanmu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri menginginkan kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan kehidupan duniawi.” (QS. An-Nur: 33).

Kapabilitas sistem Islam dalam melindungi perempuan dari pelecehan dan kekerasan dapat dilihat dari rekam sejarah peradaban Islam.

Pada tahun 837 M, Al-Mu’tashim Billah menyahut seruan seorang budak muslimah dari Bani Hasyim yang sedang berbelanja di pasar yang meminta pertolongan karena diganggu dan dilecehkan oleh orang Romawi.

Kainnya dikaitkan ke paku sehingga ketika berdiri, terlihatlah sebagian auratnya. Wanita itu lalu berteriak memanggil nama Khalifah Al-Mu’tashim Billah, “di mana kau Mutashim… tolonglah aku!”

Setelah mendapat laporan mengenai pelecehan ini, maka sang Khalifah pun menurunkan puluhan ribu pasukan untuk menyerbu kota Ammuriah (Turki).

Seseorang meriwayatkan bahwa panjangnya barisan tentara ini tidak putus dari gerbang istana khalifah di kota Baghdad hingga kota Ammuriah (Turki), karena besarnya pasukan.

 

Aturan dan Kebijakan

Islam melindungi perempuan dari pelecehan, melalui pelaksanaan aturan-aturan dan kebijakan seperti :

1. Penerapan aturan-aturan Islam yang dikhususkan untuk menjaga kehormatan dan martabat perempuan.

Misalnya, kewajiban menutup aurat (QS. An-Nur: 31), berjilbab ketika memasuki kehidupan publik (QS. Al-Ahzab: 59), larangan berhias berlebihan atau tabbaruj (QS. Al-A’raaf: 31 dan QS. Al-Ahzab: 33).

Adanya pendampingan mahrom (kakek, ayah, saudara laki-laki dan adik ayah) atau suami ketika perempuan melakukan perjalanan lebih dari 24 jam.

Dari Abu Hurairah RA, bahwa Nabi SAW bersabda:

“Tidak halal bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir, bersafar sejauh perjalanan sehari semalam kecuali bersama mahramnya.” (HR.Muslim)

2. Penerapan aturan-aturan Islam terkait pergaulan laki-laki dan perempuan.

Misalnya, perintah menundukkan pandangan bagi laki-laki (QS. An-Nur: 30) dan perempuan (QS. An-Nur: 31), larangan berduaan dan campur baur antar laki-laki dan perempuan tanpa hajat syar’i. Rasulullah SAW bersabda:

“Seorang laki-laki tidak boleh berduaan (kholwat) dengan seorang perempuan kecuali wanita tersebut bersama mahramnya.” (HR.Muslim)

 

3. Penerapan sanksi yang berat bagi pelaku pelecehan.

Misalnya, pelaku pemerkosaan akan dihukum had zina (QS. Al-Maidah: 33). Jika pelakunya belum pernah menikah maka dicambuk 100x, jika sudah pernah menikah dirajam hingga mati.

4. Orang yang berusaha melakukan zina dengan perempuan namun tidak sampai melakukannya, maka dia akan diberi sanksi tiga tahun penjara, ditambah hukuman cambuk dan pengasingan.

Hukuman yang diberikan akan dimaksimalkan jika korbannya adalah orang yang berada di bawah kekuasaannya seperti pembantu perempuannya atau pegawainya.

 

Selain itu, Islam juga melindungi perempuan dari kekerasan, melalui pelaksanaan aturan-aturan dan kebijakan seperti :

Lihat Juga :  Nekat Curi AC, Dua Pria ini Diringkus Tim Jatanras Polda Sumsel

1. Perintah mempergauli istri secara ma’ruf dan larangan berbuat aniaya terhadap istri (QS. Al-Baqarah: 228-229 dan QS. An-Nisa: 19).

2. Penerapan sanksi bagi pelaku kekerasan, di antaranya pelaku akan dihukum qishas jika terjadi pembunuhan atau dihukum ta’zir maupun membayar denda (diyat) jika terjadi penganiayaan fisik.

 

Amalan Doa

Wahai saudari-saudariku…

Ada beberapa amalan doa yang khusus bagimu, kaum wanita baik dewasa maupun anak – anak untuk menghindari dari keterperangkapan dalam situasi yang dapat menye babkan terjadinya perkosaan, pen cabulan yang kadang diakhiri dengan pembunuhan .

Salah satu doa yang bisa diamalkan adalah doa setiap kali keluar rumah di bawah ini:
رسول الله يقول من قال بِسْمِ اللهِ الّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فيِ الأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ ثلاث مرات لم تصبه فجأة بلاء حتى يصبح ومن قالها حين يصبح ثلاث مرات لم تصبه فجأة بلاء حتى يمسي

Artinya : Rasulullah saw terdengar mengatakan siapa yang berdoa : ” ” BISMILLAH ALLAZI LA YADURRU MA’ASMIHI SYAIUN FIL ARDI WA LA FIS SAMAIE , WAHUWAS SAMI’UL ‘ ALIM (Dengan nama Allah yang tiada dirugikan sesuatu apapun dengan namaNya baik di bumi dan di langit , dan Dia maha mendengar dan maha mengetahui ) sebanyak 3 kali , maka ia tidak ditimpa kesusahan bala dan musibah sampai subuh esoknya , dan barangsiapa membacanya ketika subuh 3 kali , ia tidak ditimpa kesusahan bala dan musibah sehingga petangnya ” ( Riwayat Abu Daud , 4 / 323; At – Tirmidizi , 5 / 465 dan Ahmad ; Tirmidzi: Hasan – Teks doa berwarna Merah Syeikh Syuaib ; Hasan )

Dan satu lagi doa yang dibaca oleh Siti Sarah (istri Nabi Ibrahim) yang datang dari riwayat yang shahih dari Nabi, yang menyebabkan para pria zalim termasuk rajanya melarikan diri. Inilah doa tersebut:

اَلّلهُمَّ اِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اِنِّيْ آمَنْتُ بِكَ وَبِرَسُوْلِكَ وَأَحْصَنْتُ فَرْجِيْ إِلَّا عَلَى زَوْجِي فَلَا تُسَلِّطْ عَلَيَّ الْكَافِر والظَّالِمَ

” ALLAHUMMA INKUNTA TA’LAMU INNI AAMANTU BIKA , WA BIRASULIKA WA AHSONTU FARJII ILLA ‘ ALA ZAWJI FALA TUSALLIT ‘ ALAYYA AL – KAFIR WA AZ – ZALIM ”

Artinya : Ya Allah , jika engkau mengetahui bahwa aku beriman kepada Mu dan Rasul Mu , dan aku menjaga kehormatanku hanya untuk suamiku , maka lindungilah aku dari dikuasai oleh orang – orang kafir dan zalim ” ( Riwayat Al – Bukhari , no 2104 , 2 / 722 ; Sunan Al – Baihaqi , 5 / 97 ; Musnad ahmad , 2 / 403 ; Fath Al – Bari , 6 / 393 ; Umdat Al – Qari , 12 / 30 ; Sohih )

Silahkan amalkan doa ini wahai para wanita muslimah, namun jangan lupa untuk tetap menjaga aurat anda. Doa ini harus dibarengi dengan ikhtiar dari anda yaitu dengan menjalankan syariat Islam.

Di antaranya adalah dengan berpakaian yang tidak mengundang dan memancing orang lain untuk berbuat jahat kepada anda. Jagalah aurat dan kehormatan anda, maka Allah juga akan menjaga.

Wallahu a’lam bishshawab.

 

______
Sumber Literasi

– Informatics. uji. ac. Id

– Islam-id. blogspot. com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *