PALEMBANG

Senergi Pajak dan Zakat

SIBERNAS.com, Palembang – Pajak adalah iuran rakyat kepada negara berdasarkan undang-undang, sehingga dapat dipaksakan, dengan tidak mendapat balas jasa secara langsung dan menjadi suatu kewajiban bagi masyarakat di Indonesia. Sedangkan kewajiban bagi muslim yang memiliki harta sesuai aturan wajib zakat, antara Pajak dan Zakat mempunyai keterkaitan.

Hal ini diungkapkan oleh Dr., Ir, Imam Arifin, M.A. kepala Kantor Wilayah Direktoral Jenderal Pajak Sumatera Selatan dan Kepualauan Bangka Belitung saat ditemui Rumah Zakat News.

“Sebagai kewajiban kita berbangsa, diUndang- Undang jelas bahwa Pajak ini penting karena kebermanfaatanya untuk masyarakat luas seperti pembangunan fasilitas umum. Oleh karena itu saya menghimbau kepada masyarakat untuk taat terhadap pajak. Selain itu zakat juga kewajiban umat muslim yang harus ditunaikan. Karena saat ini sesuai UU no 23 tahun 2011 zakat sudah dikuatkan di negara Indonesia.

Lihat Juga :  Capaian Vaksin Anak Baru 39%, Ini Penyebabnya!

Didalam UU ini zakat yang ditunaikan kepada Lembaga resmi seperti Rumah Zakat sudah bisa mengurangi nilai objek pajak”, tutur doctor ekonomi tersebut.

“Harapannya kedepan zakat ini seperti pajak dalam penghimpunan dan capainnya. Selain itu zakat juga bisa mengurangi pajak, dalam hal ini DPR RI yang membuat Undang-Undangnya.  Untuk itu sebagai muslim yang baik dan taat harus bayar pajak dan zakat, saya bangga dengan Rumah Zakat karena Rumah Zakat mempunyai tagline membangun negeri dari desa. Dengan zakat Mereka berdaya  angkat ekonomi desa, kalo pajak mereka sejahtera karena pajak.”, tambah Imam.

Sementara itu Hadi Yudasta Branch Manager Rumah Zakat Sumatera Selatan mengatakan Rumah Zakat merupakan Lembaga Kemanusiaan dan Lembaga Amil Zakat Nasional yang menghimpun Dana Zakat, Infak Shodaqoh, Wakaf, dana CSR dan dana-dana sosial kemanusiaan lainnya dengan Fokus empat Rumpun Program, Senyum Mandiri (Ekonomi), Senyum Juara (Pendidikan), Senyum Sehat (Kesehatan) dan Senyum Lestari (Lingkungan).

Lihat Juga :  Dapat Nilai Kuning, Pelayanan Publik Pemkot Palembang Kurang Memuaskan

“Untuk tahun 2019 ini Rumah Zakat Fokus terhadap Desa, maka pemberdayaan yang dilakukan di Sumatera Selatan di desa, sekarang sudah sekitar 10 desa berdaya tersebar di kabupaten/kota Sumatera Selatan. Insya Allah tahun 2019 ini akan menambah 12 desa berdaya” tambah Hadi sambil menjelaskan.

 

Penulis : Medi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *