SUMSEL

Honorer K2 Muba Menilai Rekrutmen CPNS Terkesan Dipaksakan

SIBERNAS.com, Muba  Forum Honorer Kategori dua (FHK2) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menilai seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dilakukan oleh pemerintah saat ini terkesan dipaksakan.

Hal itu dikarenakan adanya peraturan baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi yakni Peraturan Menpan RB Nomor 61 Tahun 2018. Sehingga peserta yang tidak lulus Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) dapat mengikuti SKB lantaran diambil dari peringkat terbaik dalam angka kumulatif SKD.

“Seharusnya jika peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) tes CPNS 2018 sudah gagal memenuhi ambang batas sesuai PermenPAN-RB 37/2018, jangan dibuat PermenPAN-RB baru untuk meloloskan mereka ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB),” ujar Ketua FHK2 Kabupaten Muba, Hasbullah, Senin (26/11/2018).

Lihat Juga :  Info Penting, Mulai 1 Februari 2022 Tilang Elektronik Resmi Berlaku di Kota Palembang

Dikatakan Hasbullah, apa yang dilakukan pemerintah tidaklah benar dan tidak adil, terutama bagi para honorer yang sudah mengabdi selama ini. Dimana pemerintah memaksakan pelamar umum yang tidak lulus tes masuk dalam SKB.

“Tidak ada CPNS umum juga diisi oleh honorer. Selama ini juga begitukan. Di sisi lain honorer yang mengisi kekosongan pegawai selama bertahun-tahun digaji murah, tidak diakomodasi menjadi PNS. Sayangnya, begitu rekrutmen CPNS dikasih orang lain,” terang dia. dilansir dari globalplanet.news,(26/11/2018)

Lebih lanjut dia mengatakan, adanya sistem perekrutan yang baru dapat membuat peluang terjadinya pungutan liar (Pungli), karena tidak menutup kemungkinan terdapat oknum yang bermain atau meminta sejumlah imbalan dengan iming-iming dapat meluluskan jadi PNS.

Lihat Juga :  Belum Tahu Kapan Berangkat, Antrean Haji Sumsel 140 Ribu Orang

“Honorer sakit hati atas perlakuan ini. Jika ingin citra kepala negara menjadi baik segara benahi masalah honorer. Pemerintah harus menegakkan keadilan, harusnya pula pemerintah pusat membuka data di tahun 2013 lalu,” tandas dia.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *