WISATA DAN BUDAYA

Gunung Dempo Berstatus Waspada, Wisata Pagaralam Belum Ditutup

Sibernas.com, Pagaralam-Gunung Dempo ditingkatkan statusnya dari level 1 (normal) ke level II (waspada). Namun, karena masih dinilai aman, wisata di Kota Pagaralam belum ditutup.

“Kawasan wisata dan pendakian untuk sementara ini belum ditutup” kata Walikota Pagaralam Alpian Maskoni, Sabtu (8/1/2022).

Jika membaca dari sejarah perjalanan status Gunung Api Dempo, kenaikan level jadi Waspada sudah rutin hampir setiap tahun bahkan tahun 2009 pernah mengeluarkan hembusan sehingga mengakibatkan hujan abu.

Kondisi ini tidak memicu keamanan Gunung Api Dempo, sifatnya hanya mengeluarkan energi yang sudah tersimpan selama satu tahun.

“Tapi yang perlu diwarning para pendaki dan warga sekitar Air Bayaw jika terjadi hembusan dan banjir lahar dingin dapat berbahaya,” ujarnya.

Lihat Juga :  29-30 Januari, Sekanak Lambidaro Dilaunching Dengan Festival Sungai

Walikota mengimbau masyarakat Kota Pagaralam untuk tidak panik dan tetap tenang seperti biasa, namun masyarakat juga harus tetap waspada sesuai dengan status Gunung Api Dempo saat ini.

“Waspada tetap harus, sesuai dengan status level 2, sementara sampai saat ini pendakian masih belum ditutup,” katanya.

Gunung api Dempo secara geografis puncaknya terletak pada posisi 103?08′ BT dan 04?02′ LS dengan ketinggian 3.049 m. Secara administrasi termasuk kedalam wilayah Kota Pagar Alam, Kabupaten Lahat dan Kabupaten Empat Lawang.

Letusan Gunung Dempo tercatat sejak tahun 1818 dan hingga kini telah terjadi 21 kejadian erupsi dengan selang waktu erupsi terpendek satu tahun dan terpanjang 26 tahun. Erupsi terakhir terjadi pada tanggal 1 Januari 2009 pukul 10:45:51 WIB. Pada tahun 2021 terjadi peningkatan kegempaan berupa pemunculan getaran Tremor Menerus selama bulan April hingga September 2021.

Lihat Juga :  Bahan 4 Batu Nisan Kuno Ditemukan di Galian Proyek IPAL ini Dipesan Khusus di Zamannya

Editor: Ferly M

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *