SUMSEL

Gara gara Hutang, Pria di Prabumulih Bacok Temannya

SIBERNAS.com, Prabumulih -Diduga Masalah hutang Sucipto alias Cipto (45 tahun), membacok temannya, Subuh Hadi (28 tahun), warga Perumnas Vina Sejahtera 2 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur.

Cipto warga Jalan Kopral Toya Kelurahan Pasar Kecamatan Prabumulih Barat tankap Polsek Prabumulih TimurĀ  Penangkapan terhadap Sucipto bermula dari laporan korbannya Subuh Hadi di SPK Polsek Prabumulih Timur awal April 2018 lalu.

Dalam laporannya Subuh mengaku, saat dirinya sedang bertandang ke rumah Ismed tetangganya tiba-tiba Sucipto datang bersama 2 orang rekannya berinisial CC dan AD (keduanya masih dalam pengejaran).

Saat itu Cipto datang dengan emosi, sempat terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku.

Disaat cekcok mulut itulah, tiba-tiba Cipto mengeluarkan pedang samurai yang sengaja dibawanya. Selanjutnya dengan membabi buta, Cipto mengayunkan pedangnya ke tubuh Subuh.

Lihat Juga :  Meriahkan HUT Musi Rawas ke-78, Diskominfo Gelar Lomba Desain Logo

Korban tak dapat menghindar, lantaran tangannya dipegang CC dan AD.

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka sayatan ditangan, kaki dan tubuh. Sementara pelaku langsung pergi.

Sementara korban, dibantu oleh warga setempat langsung dibawa ke rumah sakit bunda dan berhasil selamat. Tim opsnal unit reskrim Polsek Prabumulih Timur dipimpin Kanit Reskrim Ipda Hendra Jaya langsung melakukan penyelidikan.

Hingga akhirnya didapat informasi, jika pelaku berada dirumahnya dikawasan Bukit Lebar. Petugas langsung mendatangi tempat dimaksud, tanpa perlawanan pelaki berhasil diringkus.

Dihadapan petugas Sucipto mengaku, nekat membacok korban lantaran tidak mengembalikan uang puluhan juta miliknya.

“Dio minjam duit untuk modal usaha, tapi dak balekan aku tagih ngelak terus makonyo aku kesal,” kata tersangka.

Lihat Juga :  Antisipasi Karhutla, BPBD Sumsel Siagakan 9000 personil

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Alhadi Ajansyah didampingi Kanit Reskrim Ipda Hendra Jaya ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya berhasil menangkap pelaku pembacokan tersebut.

“Pelaku telah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan, berdasarkan pengakuannya ia nekat membacok korban karena kesal uangnya tak dikembalikan,” kata Hendra Dikutip dari tribunsumsel.com

Atas perbuatan itu kata Hendra, pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama (pengeroyokan). “Ancaman hukumannya lima tahun penjara,” tambahnya.

Editor : Handoko Suprianto

 

 

 

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close