PALEMBANG

DPW ARUN Beri Advokasi Gratis di Sumsel

DPP ARUN yang diketuai Bob Hasan yang tidak bernuansa politik tapi beranekaragam dalam waktu dekat melakukan pelantikan

SIBERNAS.COM, PALEMBANG – Ketua DPW ARUN (Adovokasi Rakyat Untuk Nusantara) Sumsel Deliar Marzuki ST MM menyatakan kehadiran mereka sebagai organisasi masyarakat siap memberikan advokasi secara gratis terhadap masyarakat.

“Untuk di Sumsel personalia kita ada 40 pengurus yang akan memberika layanan Advokasi gratis. Berusaha bekerjasama dengan DPP menyelesaikan masalah. Lebih spesifik bagi warga kurang mampu. ARUN juga siap mendukung menjalankan program pemerintah,” ungkap Ketua DPW ARUN (Adovokasi Rakyat Untuk Nusantara) Sumsel Deliar Marzuki ST MM dalam keterangan perssnya tadi

Menurut Deliar, DPP ARUN yang diketuai Bob Hasan yang tidak bernuansa politik tapi beranekaragam dalam waktu dekat melakukan pelantikan. “Kita mendukung program pemerintah daerah dimana ARUN berada. Seperti di Sumsel sudah terpilih Gubernur Sumsel, maka kitapun siap mendukung HDMY dan mempertahankan apa yang sudah diperbuat gubernur sebelumnya,” kata Deliar.

ARUN Organisasi Massa yang mengacu UUD 45 dan Pancasila yang diharapkan memberi warna di masyarakat yang akan menghadapi segala kasus hukum sehingga masyarakat tidak sendiri.

Lihat Juga :  Harkitnas 2022, Waktunya Bangkit dari Krisis Ekonomi

Ia juga mengatakan saat ini tengah membentuk kabupaten/kota. Di pusat sendiri, ARUN sudah 3 tahun terbentuk selama ini berkantor di Cawang. “Kami berusaha mensinkronkan yang ada di pemerintah kita dorong agar cepat kita bantu. Kami ada divisi yang membidangi masing-masing.

Yang sekarang ditangani sengketa tanah Mesuji Lampung. Sama di Sumsel kita melihat yang mendominasi banyak masalah sengketa lahan perkebunan. Istilahnya surat yang mencari tanah,” terangnya.

Untuk diketahui kepengurusan DPW ARUN Sumsel dwngan Dewan Penasihat DPW Sumsel mantan Ketua Komnas HAM Nur Kholis SH MH. “Yang akan berkonsultasi bisa ke Macan Kumbang 081271707577 Deliar Marzuki ST MM,” pungkasnya.

Semboyan ini menginspirasi ARUN (Adovokasi Rakyat Untuk Nusantara) semoga dalam menjalankan konstitusi organisasinya ARUN mampu mengelaborasi perbedaan-perbedaan yang ada dalam organisasi menjadi satu ide atau tindakan untuk kepentingan dan kesejahteraan bersama sepexti yang tertuang dalam Sila ke lima.

Lihat Juga :  Harkitnas 2022, Waktunya Bangkit dari Krisis Ekonomi

Selanjutnya dengan basis advokasi untuk mewujudkan cita-cita Pancasila akan menjadi lembaga yang sangat diperlukan oleh masyarakat di tengah-tengah rusaknya sistem penegakan hukum saat ini yang jauh dari rasa keadilan.

Penegakan hukum yang lebih mengedepankan nilai prosedural dan mengabaikan substansi keadilan adalah penegakan hukum yang menyimpang dari tujuan hukum itu sendiri yaitu mewujudkan nilai-nilai.

Perjuangan mewujudkan negara hukum sebagaimana diamanatkan dalam Pancasila dan konstitusi negara ini memang masih perlu harus menempuh jalan terjal. Advoka’si Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) dengan komitmennya secara konsisten melakukan tugas-tugas berat dalam memberikan pendampingan-pendampingan hukum kepada masyarakat di negeri Pancasila ini.

Semboyan ini juga diucapkan kepada ARUN (ADVOKASI RAKYAT UNTUK NUSANTARA) semoga dalam menjalankan konstitusi Organisasinya ARUN mampu mengelaborasi perbedaan-perbedaan yang ada dalam organisasi menjadi satu ide atau tindakan untuk kepentingan dan kesejahteraan bersama seperti yang tertuang dalam Sila ke lima.

Sumber:Humas ARUN

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *