BERITA UTAMA
Trending

Demi Tiket Pulang, Penumpang Rela Antri Tiket

SIBERNAS.com, PALEMBANG-Demi mendapatkan tiket pulang ke Provinsi Bangka Belitung, puluhan penumpang rela antri tiket di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Minggu (9/6/2019).

Salah satu penumpang, Cici Rianti (39) mengaku, sudah datang ke Pelabuhan Boom Baru bahkan sejak pukul 6 pagi, namun ia masih tak kebagian tiket untuk keberangkatan menuju Muntok pukul 07.00 WIB dan 08.00 WIB.

“Antrian tadi sampai jam setengah 09.00 WIB baru kami dapat tiket, padahal saya dan suami sudah datang sejak pagi. Jadinya kami dapat tiket kapal yang berangkat pukul 13.30 WIB,” ungkap Cici.

Dia mengaku, datang ke Palembang karena hendak berlebaran sekaligus berlibur di kampung halaman sang suami di 13 Ulu, Kecamatan Plaju. Dan hari ini akan kembali lagi ke Bangka Belitung.

Lihat Juga :  2023 Dihapuskan, Nasib 4.000 Orang Honorer Palembang Dipertanyakan

“Lumayan lama sih nunggu sampe siang, kalau lama waktu dari sini ke Bangka kurang lebih 3 jam. Untuk harga tiket satu orang masih sama Rp257 ribu,” tambahnya.

Perwira Jaga kantor KSOP Pelabuhan Boom Baru Munardi mengatakan, puncak arus balik di Pelabuhan Boom Baru terjadi hari ini hingga besok.

“Jumlah penumpang ya kami sesuaikan dengan kapasitas kapal, hari ini saja di keberangakatan kapal di pukul 07.00 WIB dan pukul 08.00 WIB, ada 450 penumpang menuju Muntok. Jumlah penumpang yang datang ke Palembang justru lebih dominan daripada keberangkatan,” tuturnya.

Ia mengakui, pelonjakkan penumpang bakal terjadi karena itu, untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya akan mengalihkan calon penumpang ke Pelabuhan Tanjung Api-api. Tergantung kemauan calon penumpang.

Lihat Juga :  2023 Dihapuskan, Nasib 4.000 Orang Honorer Palembang Dipertanyakan

“Kalau hari ini gak terangkut ya berangkatnya besok kalau tak mau kita alihkan calon penumpang ke pelabuhan TAA, kalau mereka mau. Kapal yang stand by dari Muntok kita jadwalkan PP. Dari sini langsung bawa penumpanh lagi jadi berapa pun kursi yang tersedia di kapal, itulah yang kami jual,” pungkasnya.

Editor : Zahid Blandino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *