EKONOMILIFESTYLEPALEMBANG

Dari Penikmat Kopi, Jadi Founder Coffee

SIBERNAS.COM, PALEMBANG – Wangi khas kopi dari deretan 10 booth dalam event Mandiri Coffiesta 2018 menjadi daya tarik bagi pengunjung Palembang Indah Mall (PIM), Jumat (5/10/2018). Lalu lalang pengunjung, melihat daftar menu yang terpajang di beberapa booth coffeista. Salah satunya booth milik Co-Founder Luthier Coffee, Raymond Ali.

Raymond ternyata sudah biasa mengikuti event Mandiri Coffiesta, dan ia senang sekali karena event ini akhirnya digelar di kota kelahirannya sendiri, Kota Palembang.

Lelaki berusia 27 tahun ini bercerita kalau Luthier Coffee dibuka pada awal bulan Juni 2016, berawal dari hobinya minum kopi dan bermusik.

“Awalnya saya suka sekali minum kopi, saya menikmatinya. Saya dan adik juga sering membahas mengenai kopi, lalu muncul ide kenapa tidak kita buat kedai kopi sendiri,” kata Raymond dengan senyum ramah.

Lihat Juga :  Capaian Vaksin Anak Baru 39%, Ini Penyebabnya!

Luthier Coffee sendiri menurut Raymond diambil dari nama seorang pembuat gitar atau bass terkenal. Nama tersebut terdengar unik dan khas.

“Kedai kita ada di Jalan Bangau, depan SMA Xaverius 1 Palembang, bisa kapan saja kalau mau mampir,” tambah Raymond menyodorkan kartu namanya.

Lihat Juga : Sriwijaya FC Vs Bali, Subangkit Kehilangan Nur Iskandar

Ciri khas kopi yang disajikan Luthier Coffe adalah kopi asli 100% arabika. Kopi pilihan dari kebun-kebun kopi di indonesia. Baru-baru ini, Luthier Coffee melaunching produk terbarunya, yaitu es kopi susu dan es kopi ali. Serta membawa kopi asli Sumsel dari Semendo dan Gunung Kerinci.

Lihat Juga :  Siap-siap, Harga Camilan Juga Bakal Naik

“Kami memproses sendiri kopi-kopi terbaik dari kebun di indonesia, salah satunya dari Sumsel, kopi semendo, selama dua tahun kami turun ke perkebunan langsung, mencari kopi-kopi terbaik,” ujarnya.

Menurutnya, kota Palembang saat ini sudah sangat jauh berkembang untuk penikmat kopi. Kedai kopi bisa dijumpai hampir setiap jalan utama, bahkan masuk di daerah-daerah padat penduduk, dan kesempatan emas untuk generasi millenial berkembang dan berinovasi.

Reporter : Maya Citra Rosa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *