PALEMBANG

Curah Hujan di Sumsel Meninggkat Hingga Sepekan

Sibernas.com, Palembang-¬†Seiring masuknya musim hujan di wilayah Sumsel dengan indikasi menguatnya Angin Muson Cina Selatan (Muson Barat) yang sarat uap air dan melalui wilayah Indonesia pada umumnya dan wilayah Sumsel pada khususnya. Hal ini mengakibatkan meningkatnya curah hujan dan adanya potensi hujan disertai petir dan angin kencang yang umumnya terjadi pada siang-sore hari sedangkan potensi hujan ringan-sedang yang berlangsung lama apabila terjadi pada malam-dini hari. “Meningkatnya pertumbuhan pusat tekanan rendah di wilayah Australia (Belahan Bumi Selatan) menyebabkan belokan dan pertemuan massa udara di wilayah Sumsel hingga sepekan ke depan (7-13 Januari 2020),” terang Kasi Informasi dan Obversfasi BMKG SMB II Palembang Bambang Beny Setiaji, Senin (6/1/2020).

Lihat Juga :  Harkitnas 2022, Waktunya Bangkit dari Krisis Ekonomi

Lanjut Bambang, hal ini akan menyebabkan peningkatan secara terus menerus Curah Hujan di wilayah Sumsel bagian barat, yakni pada wilayah dataran tinggi (Bukit Barisan) yang akan berdampak potensi adanya Bencana Hidrometeorologi (Genangan/Banjir ,Banjir Bandang dan Tanah Longsor) pada di wilayah Kab. Musi Rawas, Kota Lubuk Linggau, Kab. Empat Lawang, Kab. Lahat, Kab. Muratara, Kab. Muba, Kab. PALI, dan Kab. Muara Enim. “Sedangkan Potensi Bencana Hidrometeorologi (Angin Kencang/Puting Beliung dan Genangan/Banjir) pada wilayah Kota Pagar Alam, Kota Prabumulih, Kab. Banyuasin, Kota Palembang, Kab. OKI, Kab. OI, Kab. OKU Timur, Kab. OKU dan Kab.OKU Selatan,” jelasnya.

Pihaknya, menghimbau Masyarakat dan Stakeholder terkait untuk tetap waspada dan update Informasi dan Peringatan Dini Cuaca dari BMKG dan melakukan tindakan preventif meminimalisasi dampak Bencana Hidrometeorologi. “Caranya dengan melakukan perbaikan infrastruktur lebih tahan bencana, membersihkan dan memperbaiki drainase, memangkas/mengurangi dahan dan ranting pohon agar tidak tumbang, perbaikan DAS/Daerah Aliran Sungai, menyiapkan kolam-kolam retensi, memprioritaskan transportasi udara dan air tidak pada siang-sore hari, berhati-hati beraktifitas di luar rumah dengan tidak berteduh di bawah pohon dan menghindari genangan yang berpotensi kemacetan apabila terjadi hujan pada siang-sore hari,” katanya.

Lihat Juga :  Harkitnas 2022, Waktunya Bangkit dari Krisis Ekonomi

Reporter : maulana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *