BERITA UTAMASUMSEL

Cuaca Cerah Berawan, Sholat Ied Masih Berpotensi Hujan

SIBERNAS.com, PALEMBANG-Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang Bambang Benny Setiaji mengatakan, menurut prediksi BMKG cuaca di setiap masjid yang akan melaksanakan Sholat Ied di Sumsel, Rabu (5/6/2019), cenderung cerah berawan. Namun, tidak menutup kemungkinan akan turun hujan.

“Saat sholat Ied besok cuaca di Sumsel rata-rata cerah berawan, kemungkinan terjadi hujan masih ada namun cenderung sporadis merata di semua wilayah Sumsel,” ungkap Benny, Selasa (4/5/2019).

Dia mengatakan, prediksi cuaca cerah berawan karena kecenderungan udara panas akibat pergerakan Muson Australia yang kian intens. Untuk Masjid di Palembang sendiri seperti Masjid SMB I Jayo Wikramo (Masjid Agung), Masjid Taqwa, dan Masjid Cheng Hoo suhu udaranya 24 derajat.

Lihat Juga :  Tenaga Kesehatan di Muara Lakitan Terindikasi Omicron, Dinkes Sumsel: Belum Terima Laporan

“Begitu juga dengan lokasi pelaksanaan Sholat Ied lainnya seperti di Lapangan Rumah dinas Bupati Muba, Lapangan Seganti Setungguan Lahat, dan Taman Kota Baturaja OKU,” lanjutnya.

Selain itu, ia mengimbau para pemudik memasang aplikasi Info BMKG pada gawai dan rutin membukanya untuk mendapatkan informasi terkini cuaca di arus balik Lebaran. Menurutnya, aplikasi tersebut sudah dipasang fitur khusus mudik yang menampilkan pembaharuan cuaca dan peringatan dini jika terjadi anomali klimatologi dan geofisika.

“Tidak hanya pembaharuan cuaca, aplikasi Info BMKG juga rutin memberikan peringatan dini terkait gempa, prediksi tsunami, gelombang tinggi, dan titik api, tingkat akurasi aplikasi sekitar 80 persen,” ujar Benny.

Menurut dia, informasi yang ditampilkan pada aplikasi menyesuaikan keberadaan pengguna gawai, informasi secara otomatis berubah sesuai perpindahan pengguna.

Lihat Juga :  Pembangunan Fisik Pelabuhan Tanjung Carat Kembali Mundur

“Semua informasi untuk pemudik via darat, laut dan udara kami tampilkan dalam satu aplikasi. Dalam menentukan prakiraan cuaca BMKG menggunakan berbagai model analisa dengan bantuan Satelit LAPAN yang memungkinkan deteksi lokasi sampai level kecamatan,” jelas Benny.

“Selain itu, kami juga meminta pemudik untuk tidak mengabaikan prakiraan cuaca di jalur mudik, sebab pada titik-titik tertentu jalur mudik menjadi rawan di lewati jika teradi cuaca esktrem, misalnya 90 titik lebih jalur mudik di Jawa Barat dan ruas-ruas jalan di Sumatera Barat,” tutup dia.

Editor : Zahid Blandino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *