POLITIK

Cek Kebutuhan Oksigen, DPRD Kunjungi PT Samator Gas

Sibernas.com, Palembang-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj R A Anita Noeringhati, SH, MH, mengunjungi PT Samator Gas Industri Palembang di Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Kamis (22/7/2021). Kunjungan ke perusahaan yang memproduksi oksigen itu, guna memastikan ketersediaan oksigen mencukupi untuk wilayah Sumsel.

“Kita datangi langsung, melihat ketersediaan, kapasitas, dan juga permintaan,” kata Anita Noeringhati saat dibincangi setelah kunjungan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPRD Sumsel ini mengungkapkan, tingginya angka terkonfirmasi Covid-19 di Sumsel, membuat kebutuhan akan oksigen menjadi meningkat. Bahkan di Jawa, sempat terjadi kelangkaan dan harga yang tidak stabil.

“Kita ketahui bersama, kebutuhan oksigen di Sumsel meningkat dua kali lipat, mencapai 30 ton per hari dalam beberapa hari terakhir ini. Alhamdulillah, untuk rumah sakit di Sumsel diprioritaskan. Bahkan PT Samator ini juga dapat mendistribusikan kebutuhan oksigen untuk rumah sakit di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel),” ungkpanya.

Kata Anita, selain memprioritaskan rumah sakit di Sumsel, jangan sampai ada kenaikan harga dan menghindari terjadinya permainan oknum yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.

“Kita harus memastikan oksigen ini tersedia dan memang diperuntukan bagi yang membutuhkan,” kata Anita yang dari Partai Golongan Karya (Golkar) sembari mengimbau masyarakat jangan panik.

Lihat Juga :  Komisi IV DPRD Provinsi Sumsel Soroti Kinerja PU Perkim

Anita juga mengingatkan PT Samator tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Protkes) dalam bekerja dan berharap situasi segera membaik, sehingga permintaan terhadap oksigen ini kembali normal.

“Saat ini keterisian ruang perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit secara akumulatif sudah terisi 86 persen. Bahkan untuk RS Bunda, RS Hermina, dan RS Bhayangkara M Hasan sudah 100 persen. Ayo kita berdoa agar kondisi ini segera membaik,” ajak Anita.

General Manager Operasional PT Samator Gas Industri Palembang, Pau Cun, mengakui bahwa permintaan akan oksigen sangat tinggi dalam minggu terakhir ini.

“Sesuai dengan kapasitas mesin, produksi oksigen kita bisa 24 ton sehari. Sedangkan permintaan sejak minggu terakhir ini, mencapai 50 ton.” kata Pau Chun yang didampingi Kepala Sumber Daya Manusia (SDM) Anca.

Permintaan distribusi gas oksigen ini tidak hanya Sumsel, tapi juga mencakup Jambi, Bengkulu, Lampung dan Bangka. Terkait harga, PT Samator memastikan tetap stabil di mana untuk isi ulang tabung yang 6 kubik sebesar Rp66-77 ribu. Untuk tabung sendiri mereka meminjamkan ke rumah sakit yang menjadi mitra.

Lihat Juga :  Gubernur-DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan APBD

“Tabung 6 kubik ini kalau normal harganya 1,2 juta. Tapi kita tidak jual tabung ke rumah sakit, kami pinjamkan, kami hanya jual isi.” ungkapnya.

PT Samator sendiri, lanjutnya, memiliki 9 jenis produksi. Tapi khusus yang di Palembang hanya produksi oksigen, argon, dan nitrogen. Dalam kondisi saat ini, difokuskan kepada oksigen.

“Untuk memenuhi permintaan, kini kami menerapkan kerja shift 24 jam dengan total pekerja 86 orang, termasuk driver. Sedangkan untuk order, jelas. Tidak sembarangan bisa. Peruntukan ke rumah sakit dan ada juga di beberapa toko alat kesehatan saja,” tegasnya.

Dia memastikan tidak ada penimbunan atau salah sasaran dalam distribusi. Apalagi, kebutuhan oksigen di Sumsel naik dua kali lipat sejak melonjaknya kasus Covid-19. Jika sebelumnya kebutuhan oksigen di seluruh rumah sakit di Sumsel berkisar 12-15 ton per hari. Jumlahnya naik dua kali lipat mencapai 30 ton perhari.

“Untuk Provinsi Sumsel terdapat empat perusahaan produsen oksigen, yakni PT Samator, PT Ligasin, PT Pupuk Sriwidjaja, dan PT OKI Pulp & Paper,” terang dia.

Editor: Ferly M

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close